Wanita Amnesia Pengingat Sholat

Wanita Amnesia Pengingat Sholat

  • WpView
    Reads 571
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, May 19, 2020
Ini bukan rapsodi tentang kelebihan yang melekat pada diri seorang insan. Akupun menuturkannya biasa saja, tidak dengan buaian kata yang memabukkan. Tidak dengan diksi menyayat hati dengan perumpamaan yang melangit. Nyatanya, ini hanya salah satu rahmat Tuhan dibanding jutaan nelangsa yang menjadi baju jati dirinya. Yang senantiasa melekat dan tak pernah bersedia untuk beranjak pergi. Kisah "Wanita Amnesia Pengingat Sholat" Lolos di rubrik Kisah Nyata (Kisah-Sejarah) http://bersamadakwah.net/wanita-amnesia-pengingat-shalat/. Alamat fb: https://www.facebook.com/BersamaDakwah/posts/10153032104206955. Memperoleh 1.196 like, 80 share. 03.02.2015. 04.02.2015 Pukul 19.37: 4.038 like, 245 share, 56 comment. Intern kantor ribuan views. Mei 2020 sudah tidak aktif karena saya juga lama tidak aktif di situs tersebut. Karena itu, saya sampaikan di wattpad ini supaya bisa dinikmati dan tidak terbuang sia- sia.
All Rights Reserved
#11
sholat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tunggu Aku Syahla
  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • Transmigrasi Queen Antagonis
  • Zhevara: Lil' sister of The Male Antagonist (End)
  • Kumpulan Cerita Islami {Revisi}
  • RSS[1]: Ketika Hati Berucap [Tamat]
  • Gelembung Waktu (END)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • GET A NEW LIFE

Ketika denting waktu berpadu dengan senandung rasa yang bersembunyi dalam kalbu. Berwarnakan luka serta tangis yang mengikis segala asa yang menipis di balik ragu. Tersamarkan segurat senyum tipis pada sesosok wajah gadis agamis yang nampak kaku. Bayangan wajahnya terperangkap dalam pedalaman hati dan tak mau pergi berlalu. Padahal aku tahu, dia belum tentu pasti untukku. Dia juga belum pasti Allah takdirkan untuk bersamaku. Aku tak pernah memintanya untuk menunggu, tapi egoku inginkan dia tetap menunggu. Tak peduli sampai di belahan bumi mana langkahnya dan langkahku berpacu. Namun seluruh inginku tidak rela jika dia pergi dan tak lagi kembali di sisiku. Meskipun kucoba untuk mengikis segenap rindu melalui bait-bait do'a selepas sholatku. Aku tetap teguh pada yakinku, aku dan dia pasti akan bertemu pada suatu waktu. Tungguh aku Syahla...

More details
WpActionLinkContent Guidelines