[Brother Series#1] Shakta

[Brother Series#1] Shakta

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 10, 2021
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Arvashakta Ganaka Danendra. Shakta, seperti itulah nama yang selalu disebut orang-orang kala memanggil cowok berwajah tampan, yang hanya tersenyum sebulan sekali itu. Shakta cerdas diakademik dan sangat berbakat diluar akademik. Tapi Shakta menyerah jika menyangkut yang namanya, cinta. Menurut nya cinta itu lebih rumit dari rumus Fisika. Dan tidak lebih menarik dari karate. Sampai ia menemukan seseorang yang membuat nya bingung terhadap perasaannya sendiri. "Gimana sih, cara biar bisa jatuh cinta?" - Arvashakta Ganaka Danendra --- "Belajar senyum aja dulu. Setelah itu baru ngomong tentang jatuh cinta." - Aresha Aadya Devandra Kalau suka sama ceritanya, jangan lupa vote dan komen. Salam Maklam♥️
All Rights Reserved
#30
echa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Seniority 2 [Completed]
  • ARSAV
  • Aku Dia Berbeda [END]
  •  Alcha ~ Rajawali
  • Awas Jatuh Cinta
  • ALGA (On Going)
  • Because I'm Stupid (End)
  • Ketaksaan Cinta ✔️
  • Paguyuban lima sekawan✔️

Derryansyah Pradipta. Betapa aku muak mendengar namanya! Bisa nggak sih dia bersikap biasa aja? Nggak usah sok cakep, sok galak, sok berkuasa... Karena aku tau, semua bentuk ancamannya itu cuma hoax belaka! Tapi walau begitu, aku seakan telah terlahir untuk mengikuti semua yang ia suruh. Aku seakan telah ditakdirkan untuk memenuhi apa yang ia mau, dan jujur aku tak ingin seperti itu. *** Karin Ayudya Putri Nugraha. Nama yang sempurna untuk cewek sesempurna dirinya. Demi apa pun kurangnya dia cuma satu: nggak pernah senyum tulus buat gue. Jelas aja sih, orang kerjaan gue tiap hari cuma bikin dia sengsara. Satu yang gue heran, tu cewek nggak pernah ngebantah tapi kayak nggak ada takut-takutnya sama ancaman gue! Ini dasarnya emang dia yang cuek, apa gue yang harus lebih kejam buat nyiksa dia? *** By the way in masih tentang masa SMA. Masa di mana putih abu-abu berjaya, masa di mana emosi membara membakar jiwa, serta masa di mana dendam hadir dan menuntut untuk dibalaskan. Ini juga tentang dendam. Tentang pahit serta manisnya suatu pembalasan. Tentang ancaman dan penyiksaan yang tak menyisakan kepuasan, namun menciptakan dendam baru yang tak dapat dipendam. Because this is the second story of Crazy Seniority: The Revenge of Derry Copyright November 2017 By: Lea19Lea

More details
WpActionLinkContent Guidelines