The Perfect Wife

The Perfect Wife

  • WpView
    LECTURES 21
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mai 24, 2020
Sha bukanlah tipe ideal Harith. Untuk pria seperfeksionis Harith Hisyam, Sha hanyalah anak gadis sembrono nan ceroboh. Pertemuan pertama mereka yang tak menyenangkan, hingga pertemuan ketiga mereka yang tidak bisa dikatakan baik, Harith berharap tidak lagi bertemu gadis berkerudung panjang itu. Cukup tiga kali ia berurusan dengan perempuan Indonesia itu. Dan cukup tiga kali pula perempuan itu mengganggunya. Dia tidak akan berurusan lagi dengan Natasha Aryana! Namun suratan takdir berkata lain. Si sembrono nan ceroboh itu tiba-tiba menjadi calon menantu idaman Mummy-nya!! --- Cover by Rahmad Daniel a.k.a Thanos
Tous Droits Réservés
#718
wedding
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Hema Akasha.[Telah Terbit]
  • Anugrah Cahaya Langit [New Version]
  • Yes Bos!  (Proses Revisi+Cerita Masih Lengkap)
  • Marriage Blues (COMPLETED)
  • Him & I [END]
  • Ghost in Pesantren
  • Jodoh? (Hiu&Buaya)
  • Izinkan sekali saja

(SETIAP BABNYA UDAH DI REVISI) Hema menikah dengan Akasha bukan karena ia mencintainya, tetapi karena rasa tanggung jawab yang mengikatnya pada keluarganya. Perekonomian keluarga yang semakin terpuruk,ayahnya yg jatuh sakit,kedua adiknya sedang bersekolah memaksa gadis itu untuk memilih jalan yang penuh pengorbanan. Akasha, yang dikenal dengan kekayaannya,pewaris keluarga harrington menikahi Hema bukan karena rasa cinta, tetapi karena terpaksa-sebuah pernikahan yang diperlukan agar ia bisa menjadi pewaris sah dari keluarganya dari perusahaan mereka harborstone estates dan itu hanya bisa ia warisi dengan ikatan jika Akasha segera menikah. Di bawah langit yang luas, di antara bentangan Akasha yang tak terbatas, mereka berdua berjalan menyusuri hidup yang penuh dengan maya-ilusi dan harapan kosong yang tak bisa mereka raih. Keduanya, terjebak dalam karma yang tak mereka pilih, menjalani takdir yang mereka rasa tak ada jalan untuk menghindarinya. Namun, di tengah perjalanan itu, apakah ada ruang untuk cinta yang sejati, atau hanya ruang kosong yang dipenuhi kepentingan dan keinginan yang tak pernah berujung?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu