PENGASUH TUAN MUDA

PENGASUH TUAN MUDA

  • WpView
    LECTURES 640
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Chapitres 10
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., avr. 14, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Bertemu denganmu aku bisa tersenyum dan tertawa. Bertemu denganmu aku bisa melupakan kenangan masa laluku yang menyakitkan." (El Rumi) El Rumi (22 th) seorang laki-laki yang dingin dan arogan mempunyai luka bakar di sebagian wajahnya akibat kecelakaan tunggal tanpa tahu penyebabnya. Akibat kecelakaan itu semua orang di sekitarnya menganggapnya sebagai monster yang menakutkan. Bukan hanya semua semua orang yang mengucapkannya, teman-teman dekatnya juga meninggalkannya. Bahkan tunangannya sendiri dengan tega mengkhianatinya tepat di depan matanya. Fuji An (20 th) gadis cantik dan pemberani berpenampilan sederhana dan tidak berpendidikan mendapat tugas dari Nenek El Rumi untuk menjadi pelayan pribadi El Rumi. Hidup El Rumi seperti tinggal di dalam neraka saat bertemu dengan Fuji An yang membuatnya selalu marah karena selalu ikut campur dalam urusan pribadinya. Mampukah Fuji An bertahan dengan El Rumi yang selalu membuatnya kesal? Bagaimana reaksi Fuji An dan El Rumi saat Neny menjodohkan mereka berdua? Dan bisakah Fuji An bertahan saat tunangan El Rumi datang dan meminta kembali padanya?
Tous Droits Réservés
#50
honest
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Doctor Lil-Daddy [END]
  • Ursa Minor ✔
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Love Forza (End)
  • My star
  • verlies
  • A Symphony of life
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • ALZEA

Kebencian, trauma, dan kesedihan yang mendalam itulah yang memicu dan menjadikan dirinya seperti seorang monster. Tak taukah kau, mulutmu itu begitu tajam ketika kau memakinya dengan seenak hatimu hingga membuatnya semakin hancur? Dia kesakitan, sedih, marah, kecewa, depresi dan trauma lantaran penyiksaan demi penyiksaan yang menyakitkan, penghianatan cinta yang tragis, hinaan cercaan makian yang menyayat hati, bahkan pemerkosaan begitu mengerikan yang telah merengut secercah harapanya untuk hidup bahagia. Tidakkah kau dengarkan tangisan pilunya? Tidakkah kau dengarkan teriakanya yang menyayat hati itu? Atau kau pura pura tuli karena keegoisanmu? Bagaimana bisa kau tertawa dan mencerca, dan menghakiminya selayaknya manusia hina tanpa sudi mengenal dan mengetahui apa yang terjadi padanya. Kau pikir kau siapa? "Dia monster kamar 23, dan dia pembunuh"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu