More Than Erudite (Wizarding World)

More Than Erudite (Wizarding World)

  • WpView
    Reads 368
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
[📣Hiatus!!] "Ahh.., jadi pusaran air, worm holes sampai pangkalan alien yang diberitakan ada di segitiga bermuda sebenarnya ulah para penyihir.." -Thana. Elijah sedikit terkekeh, "ya, sejak dulu memang mantra pelindung kuno sudah terpasang dan membuat Norwood sulit dimasuki bahkan sampai tidak bisa terbaca oleh satelit. Makannya banyak sekali kapal dan pesawat yang hilang karena alat navigasi mereka akan mati tiba-tiba, setelah itu mereka akan tersesat dan mungkin berakhir di perut para makhluk penghuni atlantis". Thana membuka mulutnya ngeri mendengar penjelasan Elijah. . . . . Tidak sekalipun terbesit dalam otakku jika aku akan berakhir di dunia asing dan tinggal dalam waktu yang lama disana, Sebagai... Seorang penyihir. Story by. Matilda_ID
All Rights Reserved
#517
mitologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Olivia Oxley : Rosewood (Diterbitkan)
  • #1 The Mission : Mission Begins |
  • The Tales: Broken Pandora
  • POM #1 The Return of the Witch [END]
  • Sang Manusia (Revisi)
  • Principesa Story

_____ Dunia ini dulunya hanyalah hamparan biasa, hingga kekuatan magis pertama kali terlahir dari kehendak alam. Namun, sihir yang seharusnya menjadi anugerah justru disalahgunakan. Orang-orang yang tidak bertanggung jawab memperlakukan kekuatan mereka sebagai alat untuk berkuasa, tanpa peduli akan kehancuran yang mereka tinggalkan. Dari keegoisan itu, lahirlah kekacauan, perang, dan penderitaan. Hingga akhirnya, sebuah tekad baru muncul, tekad untuk mengendalikan sihir, bukan dikendalikan olehnya. Para pemimpin membangun tatanan baru, aturan yang mengikat, dan tempat-tempat pembelajaran bagi mereka yang terlahir dengan bakat magis. Namun, sejarah selalu berulang. Di tengah damai yang rapuh, bayang-bayang keserakahan kembali mengintai. Dan kini, seorang pemuda harus menemukan jalannya sendiri di dunia yang gila ini, siap atau tidak, mau atau- "TIDAK MAUUUUU!!!" "Heh! jangan menolak! Kau akan ke Akademi besok! ingat!" "Aku tidak mau~ huaa kehidupan malas ku akan hancur." "Kalau kau menolak, koleksi cacing beracun mu akan ku bakar." ". . ." "Yah merepotkan. Mungkin lebih baik aku tidur, dan pura-pura dunia ini baik-baik saja." -Indonesia . . . ! PERINGATAN GARIS KERAS. INI ADALAH CERITA FIKSI PENGGEMAR DARI FANDOM COUNTRY HUMAS (CH). Buat baca cerita ini, paling tidak pembaca harus tahu apa itu Fandom Countryhumas. Kalau males tahu, pintu toilet sebelah sana⇱ Di ambil dari kisah fiksi author sendiri, gak ada sangkut pautnya sama dunia nyata, mau itu tatanan masyarakat, jabatan, posisi, hukum dan sebagainya. Penulis cuma manusia biasa yang pastinya tak lepas dari kekurangan. Inspirasi cerita? Lumayan banyak (?) dan penulis belum bisa nyebutin satu-persatu. Tapi salah satunya ada unsur cerita "Epistrofi" (bagi yang tahu) Kalau kalian nganggap ini cerita penyimpangan... Ambil wudu deh. "Menjiplak bukan karena tidak bisa berkarya, tapi karena terlalu malas untuk mencoba." - Appelmerah, 2025 [ Not BL/BXB/HOMOSEKSUAL DAN SEBAGAINYA]

More details
WpActionLinkContent Guidelines