"SANG KATA"

"SANG KATA"

  • WpView
    LECTURES 741
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Chapitres 70
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., nov. 19, 2020
"Kataku mulai Dari Kata Biasa Meranjak Jauh meninggalkan Yang Pertama , Tanpa Melupakan ' Karena Suatu Hal Yang kau lupakan Yang membuat Kau sudah Melambung Jauh sama Halnya Kau berdusta pada Sesuatu Yang membutmu Semakin Tnggi. " Ingat jangan paksakan diri untuk terus berada , bersama orang-orang yang bahkan tidak bisa menghargai keberadaanmu. " ingat kita jangan terlalu sibuk berusaha untuk hidup enak Hingga lupa untuk mati enak ... "Ketika anda Melihat Sebuah karya Tinggalkan Kritikan, Maka Itu sama Aja anda Mendukung Sebuah Karya dari anak desa yang sedang Merintis karir @fajar.sr_29 ( instagram ) @fajarsyahril6 ( Twitter )
Tous Droits Réservés
#211
qoutes
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Mahligai Sunyi
  • Rindu yang berjarak
  • sayangnya cila ke ciara
  • Quotes About Everything
  • Lembut Seperti Doa
  • harapan yang pupus
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • KONSEKUENSI HATI
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Aksara Tak Bertuan

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu