World Of Dungeon

World Of Dungeon

  • WpView
    reads 73
  • WpVote
    Stemmen 4
  • WpPart
    Delen 5
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd woe, okt. 28, 2020
_Bakal terus update cerita_ berlatar waktu 10 abad setelah kemunculan dungeon, membuat banyak orang berlomba-lomba untuk mendapatkan harta dan kekuatan yang terkubur jauh didalam gelap nya dungeon. Admin dan kru bakal terus update mungkin bakal ada bagian novel yang kosong jadi mohon bersabar Jangan lupa kasih follow dan komentar positif biar admin dan kru semangat ngerjain novelnya. Di dalam novel nanti: -bakal banyak nama bermunculan -hal hal penting yang patut untuk diingat pembaca -sekali kali isi novel kami memberikan pengetahuan umum seputar dunia -akan ada gambar ilustrasi Salam dari kami £Napi Studio£
Alle rechten voorbehouden
#128
pedang
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Rasa di Dunia yang Terlupakan
  • Transmigrasi Ayne
  • RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH]
  • Ventiones Academy [REVISI]
  • The Balancers
  • POM #1 The Return of the Witch [END]
  • Magia Academy [END]
  • THE SEVENTH BLOODLINE

Di ujung lorong dunia yang tak terjamah peta, berdirilah sebuah restoran kecil-hangat, remang, dan ajaib. Tak ada papan nama, tak ada antrean manusia. Namun malam demi malam, kursi-kursi kayu diisi oleh tamu-tamu dari kisah yang terlupakan: Banshee yang menangis dalam diam, Putri Duyung yang kehilangan nada, Gumiho yang menyembunyikan luka, hingga dewa bersayap yang tak sanggup berbicara. Di balik meja dapur, seorang pria memasak bukan untuk perut, melainkan untuk jiwa. Ia tak banyak bicara, namun masakannya menampung kisah dan luka mereka. Di sisinya, seorang wanita bernama Lyra menjadi jembatan antara dunia manusia dan dunia magis-seorang penjaga rasa dan kenangan. Namun restoran ini menyimpan rahasia. Pembayaran tak datang dalam bentuk uang, melainkan item magis penuh arti-dan semakin banyak yang datang, semakin besar bayangan yang menanti. Dulu mereka memasak hanya untuk bertahan hidup. Kini, mereka menyajikan rasa untuk makhluk yang bahkan dunia pun enggan mengingat. Namun... Sampai kapan tempat ini akan bertahan? Dan ketika rasa tak lagi cukup, siapa yang akan memberi arti pada dunia yang perlahan melupakan?

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen