Tangguh

Tangguh

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 28, 2021
Kisah seorang pria dewasa yang belum menikah karena cinta nya telah habis pada seseorang gadis yang meninggalkannya. Meninggalkan atau ditinggalkan, hidup dan kehidupan selalu memiliki alasan meskipun terlambat menemukannya. "Menurutmu.. Apakah seseorang dengan kesendirian akan sengsara?" ucapnya pada sosok yang ia cintai di sampingnya, semburat wajah sang gadis memerah. Suaranya terasa berat, dadanya pun terlihat naik turun seolah menahan sebuah perasaan yang amat berat. "Tidakkah anda tau? Manusia bukanlah mahluk yang akan bertahan sendirian hingga akhir, manusia selalu membutuhkan satu sama lain, tolong.. Anda jangan merasa sanggup berdiri diatas kaki anda sendiri.. Saya akan pergi karena sudah tiba waktunya, hiduplah seperti mereka pada umumnya, selamat tinggal" Pria itu menatap punggung sang gadis yang semakin menjauh dan mulai tak menampakkan diri, tak terasa sakitnya membunuh hatinya yang kini membuatnya tak berdaya, terisak seraya mengusap air matanya yang terjatuh, berharap kisahnya hanyalah mimpi semata. "Benar, kuharap akan ada hari baik setelah ini. Terima kasih telah menyadarkanku"
All Rights Reserved
#25
anin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Miss You Love
  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • AIRen
  • AIRIS
  • Erlangga
  • Mahligai Sunyi
  • The Blooming Lady [completed]
  • IMPERFECT

"Aku sudah pernah katakan, aku siap dengan cobaan dan hantaman yang akan menerpaku. Aku lelah bersembunyi terus. Tidak ada satu orang pun yang ingin masuk dalam lingkaran masalah yang berat. Aku tidak bisa berdiam diri, tidak punya pilihan karena hanya inilah pilihan itu. Aku siap menghadapi, dengan atau tanpa bantuan siapa pun." Sang wanita berlari dan terus berlari. Kehidupan sudah memporak porandakan kemewahan dan kesenangan yang selama ini dicecapnya. Ia sadar semua sudah hilang, harapannya hanya satu, berusaha menemukan cinta yang tulus untuknya. Kekejaman sang paman dan mantan ibu tiri, membawanya pada tiga pria yang ternyata menyayangi dan mencintainya sedari kecil. Ikatan cinta masa kecil yang tidak akan pernah terlupakan. ===== Adrien, mantan suami yang terus menyayangi sang wanita. "Aku tahu kamu akan datang untukku. Aku tahu kamu tidak akan benar-benar meninggalkanku. Hatiku selalu berteriak, aku merindukanmu. Aku tidak ingin kehilanganmu. Aku rindu senyumanmu, aku rindu menghabiskan waktu bersamamu, aku rindu saat kita tertawa bersama-sama. Aku merindukanmu. Zeid, lelaki lembut dengan beribu pesona. "Cukup bagiku untuk mengetahui bahwa perasaanku tidak salah. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi, rasa itu membara lagi dan aku berjanji tidak akan menundanya. Kamu adalah satu-satunya milikku. Zein, lelaki arogan dan kasar, susah ditebak apa yang ada dalam pikirannya. "Aku berkorban untukmu, bukan untuk hal yang sia-sia. Aku punya tanggung jawab terhadapmu karena rasa cintaku. Aku tidak perlu menyatakan cinta jika hanya menginginkan tubuhmu karena aku bisa mendapatkannya dengan wanita mana pun. Kamu salah, kamu tidak bisa membayar apa yang telah kukorbankan. Mungkin kamu masih menganggap ini sebagai main-main namun waktu akan membuktikannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines