We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Strong grils or..

Strong grils or..

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Dulu aku pernah berjuang sampai akhirnya kamu sia-siakan, lalu kamu kembali padahal luka ini baru mengering.Tapi Maaf aku pantang kembali mengingat kenangan." Aisyah Mutiara Azzahra Aisyah Gadis lugu, cantik, imut, dan pintar, Namun bodoh dalam perasaan.Sangat pandai dalam menyembunyikan lukanya, namun tak pandai membenci seseorang. Tentang mereka yang hadir nya hanya singgah, lalu pergi memberi luka, dan kemudian datang kembali membawa bimbang. "Jika dia benar sayang, walau beberapa banyak pendatang. Dia tidak akan pergi sayang" ACJ
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Cinta Aisyah
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • My Rainy Days
  • God's Surprise ( Slow Update )
  • BUKAN PILIHAN KU
  • Again?
  • SIRAT DUA SURGA
  • Aloyesha
  • Skenario Allah✔[End]

Takdir seorang gadis cantik yang ingin masuk pesantren tetapi, keluarganya tidak mendukung karna masalah ekonomi, Yah, gadis itu bernama NUR AISYAH AQILAH biasa di panggil AISYAH, umurnya baru menginjak 16 tahun, dia sangat ingin melanjutkan sekolahnya di pesantren tetapi ekonomi keluarganya kurang mendukung Tetapi takdir berkata lain.... ketika dia sedang rekreasi di kota Makassar, dia tidak sengaja melihat seorang perempuan paruh baya yang menyebrangi jalan, dan tidak melihat mobil yang sedang melintas ke arahnyaa..... DANNNN Tinnnnn Tinnnnn "TANTE AWASS" Aisyah berlari dan langsung menarik perempuan tersebut hingga mereka terjatuh di pinggir jalanan "ALLAHUAKBAR" "hampir aja" ucap aisya dalam hati, dan dia pun menghampiri perempuan tersebut "Astagfirullah Astagfirullah Astagfirullah" ucap perempuan paruh baya tersebut beristighfar "Tente nggak apa apa" ucap Aisyah khawatir wanita paruh baya itupun menatap Aisyah dan langsung memeluknya "Terimakasih nak, Terimakasih banyak telah menolong saya" ucapnya "sama sama tente, udah seharusnya sesama manusia harus saling menolong, dan ini juga berkat Allah yang menolong tante, saya cuman melaksanakan perintahnya" ucap Aisyah yang mengusap pundak wanita itu "UMMIII" kedua wanita tersebut menoleh ke arah suara itu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines