Rinai Sendu, Rinsen panggilnya. Nama yang mendramatisir sama seperti lika likunya yang dikelilingi kakak-kakak super over protektif. Merepotkan, menjengkelkan dan sangat menghambat gerak Rinsen yang cenderung awkward absurd, menyalurkan segala imajinasinya melalui coretan di buku diary kesayangannya. Hingga di mana Rinsen menginjak ranah SMA, memaksanya untuk melanggar sedikit demi sedikit larangan yang dibuat Kak Bayu, Kakak pertamanya yang sangat mengawasi adiknya ketat tanpa celah. Apakah Rinsen mampu melewatinya? Dan bagaimana kisahnya di awal masuk di masa putih abu? Ini hanya kisah klasik yang dikemas dengan bahasa alay yang tidak sedikit, tapi pun mencerminkan remaja jaman sekarang dan juga kehidupannya. Jika penasaran, lanjut baca saja. # votmenntnya guys...
More details