Story cover for Different Friend by girltheutic_ries
Different Friend
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 20, 2020
Bernafas di dunia bersama, beragam jenis kehidupan. Bermacam logika, nalar, sampai otak mau keluar bisa jadi kenyataan.

Dua pasang tangan penyembuh yang meraba kumpulan debu-debu usang dikuatkan dengan mata kaca dengan sorot tajam, indra perasa dan tangan peraba. 

Sepasang telinga setajam silet beradu cepat dengan mata semurni air, pekatnya malam menjadi titik terangnya mentari.

Raga yang berpetualang sendiri tanpa bimbingan jiwa akan kehilangan arah. 

5 indra mendapat satu teman yang menjadikannya 6, genap lebih sempurna dan bulat melengkapi. 

Awal dan akhir adalah separuh kenyataan yang tak terbantahkan.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Different Friend to your library and receive updates
or
#6thrille
Content Guidelines
You may also like
LIMBO - The Edge Of Life ( ON GOING ) by Erchill112
12 parts Ongoing
Bianca, Erick, dan Ryan terlempar ke dalam sesuatu yang bukan dunia-bukan pula mimpi. Sebuah limbo. Tempat di mana realitas tak lagi punya bentuk, dan logika dibungkam oleh kekacauan. Di sana, waktu berjalan tanpa arah. Langit berubah warna sesuka hati, tanah bisa menghilang di bawah kaki, dan udara terasa seperti bisikan ketakutan yang berulang-terus, dan terus. Mereka tidak tahu dari mana semua ini bermula. Yang mereka tahu, sesuatu sedang mengejar. Selalu. Tidak pernah jauh. Sesuatu yang tidak memiliki wajah, tapi membawa kegelapan yang bisa mencuri isi dada manusia. Setiap langkah membawa mereka lebih dalam, ke dalam lorong-lorong hampa, ke ruang yang berbisik, ke tempat di mana tragedi adalah matahari yang terbit setiap pagi. Jantung mereka berdetak seperti genderang perang, darah berdegup kencang tanpa sebab, dan pelan-pelan, rasa cemas berubah menjadi putus asa-menyusup ke tulang, menguasai jiwa yang letih untuk terus melawan. Mereka mencari jalan keluar. Terus berjalan meski mata tak sanggup lagi membedakan kenyataan dari ilusi. Petunjuk demi petunjuk muncul dalam bentuk yang ganjil: lukisan berdarah, suara anak kecil menangis, jam yang berputar mundur. Dan perlahan, mereka mulai menyadari-dunia ini bukan hanya tempat, tapi cermin retak dari kebenaran yang tak pernah mereka sangka. Apa yang mereka temukan bukan penyelamatan, melainkan jawaban. Dan seperti semua jawaban dalam mimpi buruk, ia datang dengan harga: luka yang tak pernah bisa disembuhkan. Ini bukan sekadar kisah tentang bertahan hidup. Ini adalah kenangan yang tertanam, membekas, menoreh, membuat mereka mengerti satu hal: Beberapa pintu, tidak pernah seharusnya dibuka. ( REVISI SETELAH TAMAT :))
You may also like
Slide 1 of 9
Cermin Ke Dunia Aetheria cover
The Miracle Of Crystals cover
LIMBO - The Edge Of Life ( ON GOING ) cover
TRAP-Infernal Night cover
EL (BLHAREM) cover
Sepasang Mata Kaca cover
Rasa di Dunia yang Terlupakan cover
Academic Mirabelis The Hidden Magic  cover
HOTEL cover

Cermin Ke Dunia Aetheria

9 parts Ongoing

Raina, gadis 16 tahun dengan rambut sebahu dan tatapan selalu penasaran, berdiri terpaku di depan rumah tua yang diwarisi dari neneknya. Bangunan itu berdiri seperti bangkai raksasa di tengah desa kecil bernama Windmere, penuh dengan tanaman rambat dan cat yang mengelupas. Tapi yang paling menarik perhatian Raina bukan dindingnya, melainkan cermin besar di loteng, berbingkai perak dengan ukiran aneh seperti simbol bintang, mata, dan akar pohon. "Aneh... kenapa cermin ini dingin sekali, padahal lotengnya panas," gumam Raina, meletakkan tangannya di permukaannya. Begitu jari telunjuknya menyentuh simbol di sudut kanan atas, udara di sekitarnya bergelombang. Cermin itu bersinar lembut biru, dan permukaannya mulai berputar seperti pusaran air. Sebelum Raina sempat mundur, sebuah suara terdengar di dalam kepalanya: "Pewaris Cahaya, waktumu telah tiba." Dan dalam sekejap, tubuhnya tersedot ke dalam pusaran itu. Raina terjatuh di atas rerumputan ungu dan langit jingga - dunia asing yang tampak seperti mimpi dan mimpi buruk bersatu. Makhluk bersayap perak melayang di udara. Pohon-pohon berbisik. Di kejauhan, berdiri sebuah menara kristal yang memancarkan sinar ke langit. "Selamat datang di Aetheria," kata seorang anak laki-laki sebaya yang tiba-tiba muncul di sampingnya. "Kami sudah menunggumu selama dua abad."