WILL
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 20, 2020
Seorang gadis berkulit pucat terbangun disuatu tempat yang tampak asing baginya. Dia tidak mengingat secuilpun kejadian sebelum itu. Atau singkatnya dia mengalami lupa ingatan. Namun satu hal yang dapat ia ingat tentang dirinya adalah namanya. Will. Seorang Pria yang juga berkulit pucat datang menghampirinya menjelaskan bahwa mereka berdua sekarang berada di alam setelah kematian. Pria itu mengajak Will untuk ikut bergabung dalam kelompok yang dipimpinnya. POM (Pasukan Orang Mati). Dalam kebingungannya pada kenyataan yang ia hadapi dan bercampur aduk perasaan melelehnya melihat ketampanan pria pucat itu, Will pun menyanggupinya. Seiring berjalannya waktu, Will mencoba mencari tahu siapa dirinya sebenarnya, apa yang terjadi sebelum kematiannya. Bersama pemimpin POM dirinya berhasil memecahkan sebuah misteri kehidupan sebelum dan setelah kematian.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Malam Mencekam Upacara Tiwah
  • Eiji: Journey of Identity
  • Against Fate
  • MOONBOUND: The Alpha's Mate
  • The Dreamkeeper's Forest
  • Light Behind The Darkness
  • DOMINANT [HIATUS]
  • [BL] Sudden Omega
  • Book of Secret Charms

Sinopsis Novel "Malam Mencekam Upacara Tiwah Katingan" Di Desa Katingan, persiapan untuk upacara Tiwah tengah berlangsung meriah, namun suasana mencekam menyelimuti malam sebelum upacara dimulai. Mahesa, cucu laki-laki dari ketua adat, memimpin persiapan dengan penuh tanggung jawab bersama sahabatnya Yoel, adik laki-laki nya Riko, dan teman lama mereka, Eldi. Ketegangan mulai terasa ketika malam tiba. Mahesa menemukan benda-benda aneh di sekitar lokasi upacara, mengisyaratkan adanya kekuatan jahat yang berusaha menghalangi kelancaran ritual tersebut. Suara-suara misterius dan penampakan menyeramkan semakin memperdalam ketegangan. Mahesa, Yoel, Riko, dan Eldi harus bersatu menghadapi ancaman dari kegelapan, menggunakan pengetahuan tradisional dan ilmu gaib dalam perlawanan mereka. Mereka bekerja sama untuk mengungkap misteri di balik kekacauan tersebut, sambil memastikan upacara Tiwah tetap berjalan agar roh leluhur dapat berpulang dengan tenang ke alam roh. Puncak ketegangan terjadi saat upacara berlangsung, di mana Mahesa dan kawan-kawannya menghadapi konfrontasi terakhir dengan kekuatan jahat. Namun, berkat keberanian dan kerjasama mereka, upacara berhasil dilaksanakan dan kedamaian kembali menyelimuti Desa Katingan. "Malam Mencekam Upacara Tiwah Katingan" merupakan kisah horor yang sarat dengan ketegangan, dengan latar belakang budaya Dayak yang menggugah. Novel ini menggabungkan unsur tradisional dan supranatural dalam sebuah cerita yang harus berhadapan dengan kegelapan demi menjaga kemurnian dan keselamatan desa. Dengan penutup yang memuaskan, kisah ini menawarkan pengalaman mendebarkan yang layak diangkat menjadi film misteri dan petualangan yang memukau.

More details
WpActionLinkContent Guidelines