WISANGGENI

WISANGGENI

  • WpView
    Reads 1,890
  • WpVote
    Votes 157
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 14, 2021
"aku suka angka!" Ujar Wisang dengan tempo cepat sambil tiba tiba mengarahkan wajahnya padaku. Dan benar aku tidak bisa menahan diri untuk tidak mengulas senyum saat mendengar mantra dari Wisang. Pipiku terlihat memerah di spion motor milik Wisang. Aku sangat malu dengan Wisang kali ini. Wisang menarik kepalanya dan menjauh dari wajahku. Ia juga sama mengulas senyum dan menertawaiku yang entah sejak kapan membeku dibawah tawa semesta. Aku suka Wisang dari segala segi penciptaannya. Wisang yang bertubuh gagah. Berbadan tinggi. Bermata elang. Ber alis tebal. Wisang yang bergigi kelinci. Wisang yang berhidung mancung. Wisang yang pundaknya nyaman. Dan Wisang yang punggungnya membuat banyak tanya. Aku suka Wisang dari segala sisi nya. Wisang yang aneh. Wisang yang begitu menyebalkan. Wisang yang tiba tiba menjadi baik. Wisang yang selalu mematikan dengan cengiran tak berdosanya. Aku suka Wisanggeni dari segala yang dimilikinya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝚃𝙸𝙶𝙴𝚁 ✔
  • SPOILED BABY AND HER LOVER [ᴇɴᴅ] [ᴘʀᴏꜱᴇꜱ ᴘᴇɴᴇʀʙɪᴛᴀɴ]
  • Because I'm Stupid (End)
  • U'RE MINE [END]
  • 𝙺𝙴𝚃𝚄𝙰✔
  • Bara [REVISI]
  • ARTAN
  • DRYSTAN (End)
  • penyesalan
  • Belia & Keandra (END)

"Lo sopan, Kami sambut. Lo kasar, Kami patahkan." - Geng Tiger di bawah pimpinan Tiger Bagaspati. ×•×•× Tiger menempelkan dahi keduanya, napas keduanya saling menerpa wajah. Napas Tiger yang berbau mint menerpa hangat wajah Sana. Ingin memejamkan mata, Sana takut jika Tiger menganggap dirinya murahan. Ya ampun, jantung aku udah sampe tenggorokan! Ini kapan selesainya, ya?! Seneng banget nyiksa anak perawan orang, batin Sana menjerit. "Ini tempat favorit karena bisa mengingatkan gue sama dosa terbesar gue, Sana." Tiger menatap mata Sana yang juga menatap matanya sayu. "Disini awal gue masuk penjara sewaktu kelas 10." Lanjutan itu membuat Sana terdiam kaku. Tubuhnya seketika meremang saat Tiger mengatakan masuk penjara. Kejahatan atau dosa apa yang dilakukan Tiger hingga membuatnya masuk penjara? Itulah yang bergumul di dalam pikiran Sana. "Dan lo, akan selalu gue benci karena berhasil membuat gue ingat kejadian itu, Sana." Cengkraman di pinggang Sana membuat Sana meringis. ×•×•× SELURUH TULISAN MEMILIKI HAK CIPTA!

More details
WpActionLinkContent Guidelines