Temani Jalanku Menuju Jannah-Nya

Temani Jalanku Menuju Jannah-Nya

  • WpView
    Reads 322
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 24, 2020
Semua orang pasti punya masalalu tanpa adanya sebuah masalalu pastilah tidak akan ada pelajaran didalam hidupnya. Semua orang berhak berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari pribadi yang kemarin. Semua orang punya haknya masing-masing. Bersyukur lah untuk dirimu yang telah diberikan hidayah. Karena sejatinya hidayah itu mahal dan untuk orang yang Dia kehendaki saja. Seburuk apapun seseorang sangat dilarang untuk di hina dan direndahkan Bisa jadi sewaktu waktu Allah memberi hidayah pada seseorang untuk menjadi lebih baik Setiap orang pasti ada kelebihan dan kekurangan Setiap orang pasti ada keburukan dan kebaikan Tidak ada manusia yang sempurna baik agama dan akhlak di dunia ini kecuali Rasulullah "Untuk diriku berubah hanya untuk Allah semata, dan hanya mengharapkan ridho Allah semata" doa yang ia mantapkan dalam hatinya untuk menjadi muslimah sejati. Yaa dia adalah Zara afianiara, seorang gadis biasa yang memiliki masalalu yang kelam. Kepo? Yuk cek ceritanya:" Tertanda: Hani Oktafiana310
All Rights Reserved
#130
kajian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karena-Nya Kita Ada [ON-GOING]
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Kekasih Impian✔
  • TAKDIR RAHASIA
  • GARIZAH JAUZA (END)
  • Dear Kekasih Halal
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • SERIBU HADITS✓
  • RAYHANA : Takdirku Bersamamu [END√]
  • Tasawuf Cinta

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] --- Alya Nurazizah, siswi populer yang terjebak gaya hidup hedon, mulai berubah setelah bertemu Reihan Fakhrul Fawwaz - siswa baru yang alim dan menjaga diri karena Allah. Keteguhan Reihan jadi tamparan batin bagi Alya, apalagi saat ia dihina setelah mencoba berhijab. Titik baliknya terjadi ketika ia mendengar Reihan mendoakannya dalam sujud. Dari situ, Alya mulai hijrah, meninggalkan lingkungan toxic, dan mendekat kepada Allah. Meski tak pernah saling mengungkapkan, doa dan tulisan Reihan menjadi penguat hijrah Alya. Cerita ditutup dengan harapan suci: cinta yang dijaga dalam iman, menanti waktu terbaik dari Allah. "Jika engkau masih dijalan yang sama, izinkan aku menjemputmu kelak dengan cara yang halal" - Reihan Fakhrul Fawwaz "Aku belum sebaik yang kamu doakan, tapi aku sedang belajar menuju ke sana. Jika suatu hari kita dipertemukan bukan karena dunia, tapi karena akhirat... semoga hatiku sudah cukup siap untuk menjadi rumah bagimu dalam ridha-Nya." - Alya Nurazizah --- ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines