Bismillah! After The Wedding

Bismillah! After The Wedding

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 22, 2020
WpInfo
Non-Fiction
Malam itu, ketika Hafiz ke masjid, saya membedah isi handphone Hafiz.Perasaan curiga dan ingin tahu semakin menebal. Tapi saya tahu, saya tidak perlu menyimpan perasaan begitu padanya. Ketika saya menekan tombol home, wajah saya yang diletakkan sebagai wallpaper tidak semena membuat saya tersenyum sendirian. Ah, lelaki ini sangat pandai mangambil hati saya dalam diam-diam. Ketika aku sedang asyik meladeni perasaan saya tidak semena-mena pesanan WhatsApp daripada Alia masuk. Perlahan-lahan aku menekan tombol home.From: Alia Hafiz " Aku dah check doctor tadi.Thanks, saya sudah confirm dokter kandungan This is all thanks to youuu Hafiz. See you tomorrow lunch okay? Xoxo!" Seketika tangan saya mula menggeletar. Saya kembali menyimpan handphone Hafiz diatas rak sebelah katil. Fikiran saya semakin buntu. Apa semua ni? Hafiz curang ke dengan saya? Kenapa?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu dan Hujan
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • Missed You
  • penyesalan kirana
  • Mafia Husband (Alexander Reiner)
  • Jejak wasiat kakakku
  • Kisah {Complete}
  • CEO Muda Itu Suamiku 😍
  • HADIAH DARI LANGIT [END]
  • ''' REGRET AND HOPE ''' [ SELESAI, END]  Fajri Un1ty And Member Un1ty

Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283

More details
WpActionLinkContent Guidelines