The Stories of Us

The Stories of Us

  • WpView
    Reads 7,061
  • WpVote
    Votes 297
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 9, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
Orang bilang cinta bisa terjadi kapan saja. Kita bisa saja mengantri di kantin, bertemu pandang dengan orang asing, dan tiba-tiba dunia kita jungkir balik begitu saja. Aku percaya pada jenis yang lain. Aku percaya cinta itu bukan seperti sambaran kilat, sedetik dan tiba-tiba. Aku percaya cinta adalah sesuatu yang bertumbuh setiap hari. Sesuatu yang lahir dari perhatian dan perbuatan yang ditunjukkan setiap hari tanpa minta pamrih. Cinta adalah saat kamu tahu kekuranganku, saat kamu tahu aku bisa jadi sangat menyebalkan kadang-kadang, saat kamu kesal kalau aku seperti anak kecil, tapi pada akhirnya kamu cuma menghela napas, lalu jadi anak kecil bersamaku. *** Cerita ini bukan kisah romantis penuh drama. Cerita ini berusaha menangkap momen-momen kecil manis yang kasat mata dan hanya bisa dirasakan hati. Cerita ini mengingatkan kita bahwa cinta kadang-kadang tidak muncul dari momentum, tapi dari hal-hal keseharian yang sederhana.
All Rights Reserved
#28
lesson
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The First, Not the Last
  • Just Be Friends
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Lily Terakhir
  • Friendship Goals
  • Nothing Special
  • Hard Forget You
  • Terjebak Rasa
  • Antara dosa dan Cinta Pertama

Masa sekolah selalu dianggap sebagai masa paling indah. Namun, bagi Alicia Sasvika, itu adalah perjalanan penuh konflik-persahabatan yang diuji, cinta yang tak selalu berakhir bahagia, dan keluarga yang menyimpan rahasia. Semua yang ia alami di masa lalu membentuk dirinya hingga hari ini. "Gue gak nyangka kita sampai di titik ini, Lissy." Alicia terdiam. Terlalu banyak yang ingin ia katakan, tapi lidahnya kelu. "Gue udah maafin semuanya, tapi pertanyaannya... lo udah maafin diri lo sendiri?" Saat kenangan lama kembali menghantuinya, Alicia harus menghadapi pertanyaan yang selama ini ia hindari. Apakah masa lalu hanya sekadar cerita yang tertinggal, atau ada sesuatu yang belum benar-benar selesai? --- **Sekarang, dia mungkin sudah menjalani hidupnya sendiri, seperti aku yang juga melangkah ke dunia yang jauh berbeda. Tapi ada kalanya, di sela kesibukan, ingatan itu kembali. Mengingatkan bahwa di suatu waktu yang terasa begitu jauh, aku pernah begitu percaya pada sesuatu yang kini hanya tinggal kenangan. Aku ingin menceritakan semuanya. Bukan untuk kembali, karena waktu tak akan membiarkannya, tapi untuk mengingat bahwa setiap langkahku sekarang adalah jejak dari masa lalu yang pernah begitu berarti. ~Alicia sasvika.** [JANGAN LUPA FOLLOW ] [Vote sebanyak banyak yaa..] RANK #1 NewAuthor [26.03.2025] RANK #170 Firstlove [29.03.2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines