surat yasin Dari mantan

surat yasin Dari mantan

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 11, 2022
"Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya." (Q.s. yasin : 40 ) Satu ayat yang menggambarkan kisah cinta kita, tidak mungkin aku dan kamu akan bersatu sedang kita punya jalan takdir masing masing. -ELSYA RAI SYAHREYZA- "Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia."(Q.s. yasin : 82 ) Segala sesuatu yang dikehendaki Allah SWT apabila ingin diwujudkan cukup berkata kun fayakun. Begitu pun dengan kita, aku yakin kita berdoa dengan permintaan yang sama. Dan aku percaya bahwa Allah adalah maha mendengar dan mengetahui segala nya -KAFAEL ZAIN ALTAF-
All Rights Reserved
#133
ustad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 10. Saktah
  • Ustadz Zikri Pacar Surgaku!
  • HAUQALAH CINTA (TAMAT)
  • Cinta Kafa (On Going)
  • Insyaallah Sah ( TERBIT ✔️)
  • Love Till Jannah [END]
  • MANA JANJI MU GUS?!
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • DIAMKU karna CINTAKU
  • Pangeran Syurga

"Belajar apa hari ini Gus, dengan anak-anak?" "Tajwid. Anak-anak belajar Bacaan istimewa dalam al quran, bacaan gharib." "Kenapa membaca al quran harus dengan tajwid, Gus?" "Perintah Allah. Agar kita menjaga kemurnian Al quran, melafadzkan sesuai hak-hak hurufnya dan menjaga lisan agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan terjerumus perbuatan dosa." jawab seorang pria yang dipanggil Gus. Si Wanita yang bertanya tadi tersenyum simpul. "Sepertinya Gus, Perjalanan kisah kita akan serupa dengan salah satu makna bacaan gharib. Yaitu saktah. agar kita sama-sama menjaga kemurnian hati, menjaga hak-hak pribadi kita dan agar kita terhindar dari perbuatan dosa." Pria itu terdiam mencerna ucapan wanita yang duduk di seberangnya. "Saktah?" tanyanya dan Sang Wanita mengangguk. "Iya. Saktah. Aku yakin Gus lebih paham makna saktah. Kita perlu memberi jeda, berhenti sejenak, menekan ego kita sambil memikirkan apakah kita ini benar-benar yang terbaik untuk satu sama lain, setelah itu kembali kita teruskan." jelas Si wanita dan langsung beranjak dari tempat itu. Sang Pria masih duduk sembari menatap kepergian wanita yang pernah ingin dia nikahi. Senyum tipis tercetak di wajahnya, di tengah keramaian kota itu dia bergumam sendiri, "Kamu lupa, jika menemui tanda saktah, bukan hanya harus memberi jeda tapi juga harus menahan napas. Aku belum tau seberapa lama kemampuan manusia bisa menahan napas. Doaku, kamu segera kembali atau aku akan kehabisan napas karena terlalu lama mengamalkan saktah.".

More details
WpActionLinkContent Guidelines