غلاف قصة Semesta بقلم SelviAnanda15
Semesta
  • WpView
    مقروء 16
  • WpVote
    صوت 2
  • WpPart
    فصول 1
  • WpView
    مقروء 16
  • WpVote
    صوت 2
  • WpPart
    فصول 1
مستمرّة، تم نشرها في مايو ٢١, ٢٠٢٠
Semua tercipta dari sebuah ledakan besar yang sangat tepat dan sempurna. Ledakan yang menjadi awal mula dari segalanya,  ledakan yang menjadi awal semua kehidupan, semua kasih sayang,  semua kebahagiaan dan kesengsaraan, juga semua keajaiban semesta.
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف Semesta إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#13supernova
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Echoes of a Stolen Sovereign بقلم dantelunar
19 أجزاء مستمرّة
Sebelum bumi dan bulan tercipta, alam semesta hanyalah kehampaan tanpa ujung, dilintasi oleh Delapan Primordial-entitas sakral pembawa prinsip awal semesta. Tujuh dari mereka menciptakan tatanan kosmos, sementara satu-bintang bernama Aurelya Thaeme, sang peramal abadi-melihat ramalan yang mengubah segalanya: akan lahir satu Primordial agung, "The Sovereign", yang kekuatannya melampaui segalanya dan akan menghancurkan yang lain. Ketakutan akan ramalan itu mendorong para Primordial menggelar pertemuan, tapi dari sanalah kehancuran justru dimulai. Setelah pertempuran dahsyat, empat Primordial yang tersisa menggunakan core dan fragmen tubuh "The Aeonic Crown"-wujud transenden dari Sovereign-untuk menciptakan planet baru: Bumi. Kehilangan sebagian besar kekuatan mereka, keempatnya turun ke bumi dan memulai era baru: Era Para Dewa. Mereka membawa satu fragmen terakhir dari The Aeonic Crown. Tak lagi memiliki kekuatan, fragmen itu hanya wadah kosong. Tak ingin mengambil risiko, mereka menciptakan sebuah pulau terpencil bernama 'Eirenessa', dilindungi ilusi dan tipu daya sebagai penjara abadi. Berabad-abad berlalu. Fragmen itu perlahan bermutasi menjadi sebuah pohon dengan satu buah yang unik-berbentuk spiral, berwarna tak lazim. ditemukan oleh seorang wanita yang tengah hamil besar, memakan buah itu tanpa tahu kemungkinan yang akan terjadi kedepannya. _______________________________________________ DISCLAIMER ⚠️ Semua cerita hasil karangan sendiri | tidak ada unsur menyindir atau merundung pihak manapun | bijaklah dalam membaca. Jangan lupa vote, biar makin semangat updatenya🫶
Art Of Life: Helianthus fabula بقلم FancySunflower
13 أجزاء مستمرّة
Saat masih kecil, banyak orang yang salah mengira mana yang bungsu diantara Duri dan Solar. Bukan hanya karena jarak umur mereka yang hanya terpaut 2 tahun, tetapi juga karena kepribadian Duri yang terlihat lebih polos dan cengeng dibanding Solar yang kerap kali menunjukan sikap tenang dan jarang menangis. Duri itu gampang sekali menangis termasuk menyangkut hal-hal kecil seperti menonton vidio tiktok kucing random yang terlihat kotor dan kelaparan di jalan. Ia bisa menghabiskan waktu kurang lebih satu jam menangisi serial animasi kisah hidup lebah kecil yang mencari ibunya. Berbeda dengan Solar yang sedikit lebih tenang, Ia terhitung sebagai anak yang jarang sekali menangis. Tentu saja Ia bisa merengek dan berguling guling heboh di lantai pada saat saat tertentu seperti memohon pada Halilintar untuk dibelikan sesuatu yang Ia inginkan atau ketika dia dan Duri terlibat dalam adu fisik dalam memperebutkan mainan, namun Halilintar hanya beberapa kali melihat Solar benar benar meneteskan air matanya. Halilintar pernah bertanya pada adiknya mengenai hal ini dulu, Solar mungkin menganggap bahwa menangis itu menunjukan kelemahan. Ia merasa menangis membuatnya tampak lemah, dan laki-laki yang seharusnya kuat tidak diperbolehkan untuk menangis. Halilintar memberikan pengertian pada adik kecilnya itu kalau sangat tidak apa-apa untuk menangis, mau itu perempuan atau laki-laki. Tapi sepertinya kebiasaan Solar untuk menahan perasaan sedihnya dan untuk tidak menangis itu sudah terlanjur masuk ke dalam diri Solar. Karena itu, melihat adiknya menangis tersedu dihadapannya saat ini membuat hati Halilintar serasa teriris. Hal apa yang Ia hadapi sampai mampu membuat pertahanannya runtuh.