1] SURAM

1] SURAM

  • WpView
    Reads 216
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 2, 2020
"Kutujukan surat ini untuk kakak ku, laki-laki yang mengorbankan hidupnya untuk ku, terima kasih sudah menemani dan merawatku selama ini. Maaf kan aku yang selalu saja menyusahkan mu. Aku yakin kita akan bertemu lagi di sebuah tempat yang di janjikan tuhan, tapi tidak untuk sekarang. Aku ingin melanjutkan impianmu sebagai tanda terimakasih ku. Kak adik kecilmu ini merindukan kakak , aku berharap kau bisa melihatku dari langit biru kesukaanmu. Selalu bahagia disana, secepatnya aku akan menyelesaikan impian mu dan segera menemuimu". Dari adik mu tersayang 18 September 2015 (BANTU VOTE DONG GUYS, DAPET 100 VOTE DULU DAH, AKU AKAN UPDATE SETIAP HARI SELAMA SEMINGGU) PERINGKAT 12/05/20#10-psikopath 31/05/20#7-gusazmi 31/05/20#4-niqab 31/05/20#5-psikopath 31/05/20#10-skizofrenia
All Rights Reserved
#24
gusazmi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dynamics Of The HEART (TAMAT)
  • A Journey with You
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • Janji Surgaku (TAMAT)
  • JIWA YANG MATI || COMPLETE
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Sampai Kepadamu
  • Benang Takdir Azalea
  • THE LIGHT OF HIJRAH (A Secret) [ ON GOING ]

WAJIB FOLLOW SEBELUM BACA ⚠️ Menjadi suatu kemuliaan bagi seorang Aeraina Hawa ketika di cintai oleh lelaki yang sangat tahu caranya menepati janji. Di jaga selayaknya mahkota paling tinggi oleh keluarga besar. Namun untuk sampai di titik bahagia yang sesungguhnya. Seringkali realita tak sesuai keinginan. Selalu saja ada hal yang membuat hatinya goyah bahkan hampir roboh dan patah. Sebuah kebenaran yang lumrahnya memang teramat pahit untuk di terima. "Gue Asa," lelaki itu menyapa. "Saran gue, lo berhak kok kalau mau bales mereka yang udah nyakitin." "Membalas tidak akan membuatku lebih baik." Ini tentang wanita yang memiliki hati seluas semesta. Mengajarkan banyak hal tentang memberi maaf dan upaya mengikhlaskan. Hingga tiba suatu saat, dunia semakin keras mengajaknya berkelahi. Tanpa jeda dan tak ada henti. "Bunda... Wallahii.. Ini sakit." Maka jalan seperti apa yang akan Hawa pilih nanti? Diam atau melakukan perlawanan demi seseorang yang ia cintai? *** Ini bikinnya pakek keringat dan akal sendiri ya. Jadi jan coba-coba plagiat. Mari berkarya dengan hasil mandiri. Ayo semangat 🤏🏻 ⚠️Di larang keras plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines