Never Disturb Me

Never Disturb Me

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 1, 2020
Bagaimana rasanya ketika kita di kecewakan, padahal kita tidak pernah mengecewakan? Bagaimana rasanya jika kita telah memberikan segalanya, sedangkan dia? Jangankan segalanya, setengah pun tidak. Bagaimana rasa nya jika kita sudah melakukan yang terbaik, namun di matanya selalu buruk? Bagaimana rasanya memendam amarah, menahan ego sendiri, selalu mengalah ketika di salahkan? Sakit bukan? Namun apalah daya, semua usaha di balas dengan kekecewaan. Merelakan adalah jalan terakhirnya. Kalau kita memang untuk kita, betapapun sulitnya, kita akan kembali pada kita. Dan sekencang apapun ikatannya, bila harus terlepas, pasti terlepas. Tapi tak apa, perlahan semuanya pasti akan membaik. Yang perlu dilakukan sekarang hanyalah bersabar, berubah menjadi lebih baik. Tak selamanya yang tersakiti akan selalu tersakiti kan? - Enjoy the story guys♥ Love you♥
All Rights Reserved
#127
revan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARDIRA [SELESAI]
  • Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS]
  • ABOUT ME : Aku Ingin Istirahat
  • I'm NOT OKAY ~ END
  • Evanescent [END]✓
  • Semua Tentang Luka [ END ]
  • ARGALAND
  • SLOWLY FALLING [TERSEDIA DI KUBACA]
  • AlReGa [END]√

Tentangku tentangmu sempat tertulis di kertas yang sama. Namaku namamu pernah Tuhan satukan dalam skenario yang kita perankan. Rasamu rasaku pernah saling mengisi kekosongan. Meski tak pernah terucap, namun bisa dirasakan. Bukankah semua itu menyiksa? Bukankah jika kita terus begini akan ada luka? Bukankah kamu lelah menyimpan kata? Dan bukankah aku juga lelah menunggu kalimat indah yang tak kunjung terdengar darimu? Bukankah kita telah sama-sama jenuh menerka semua rasa yang tidak memiliki nama ini. Semua sangat menyiksa. Mungkin kita mencoba membuat kenangan sebanyak-banyaknya karena kita tahu, suatu hari nanti, kita tidak akan bisa lagi bersama. Yang pergi akan tetap pergi, walaupun kau telah menjaganya dengan begitu kuat. Yang datang akan datang, walaupun kau tidak menginginkan kedatangannya. Semua tak akan pernah abadi, semua akan sirna, semua yang fana akan binasa. Begitu pula dengan kisah dan kasih tentang kita. Kisah kasih yang tak memiliki nama. Ini tentang kisah patah, luka, kecewa dari dua orang yang akhirnya saling melepaskan dan terluka secara perlahan. Penasaran?? HAPPY READINGS❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines