Story cover for Me by miszkp
Me
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published May 21, 2020
Realitas hanya dianggap sepintas.
Hidup di dalam fakta tapi menjalani dengan drama. Itulah manusia.

Menganggap yang enteng jadi rumit, mempermasalahkan hal kecil sudah seperti makanan pembuka untuk sebuah perkenalan dengan dunia luar.

Kamu lelah?
All Rights Reserved
Sign up to add Me to your library and receive updates
or
#762quotes
Content Guidelines
You may also like
RUMAH tanpa pintu  by diandlyne
36 parts Ongoing
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
Jatuh Cinta itu Luka by ceritadariawan28
6 parts Complete
"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Tentang aku yang tak pernah benar-benar ingin kau miliki. Dan atau tentang seseorang yang diam-diam kau usahakan, meski aku sudah mengorbankan banyak hal hanya demi untuk kau pertahankan. Tapi, tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, bahwa sesekali, fase menyakitkan yang sudah terlewat itu masih berputar kuat di ingatanku selama ini. Sungguh, aku begitu mewajarkan. Meski sempat hancur berantakan. Meski sempat hilang arah tak tahu harus berbuat apa selain pelan-pelan belajar merelakan. Sebab, siapa yang tidak akan hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Dan untuk semua hal yang menyakitkan itu, izinkan aku menuangkan semua kekecewaan, harapan menyakitkan, rasa marah, rasa tidak terima, rasa sakit, serta perjalanan panjang mengikhlaskanmu di dalam buku ini. Semoga bukunya sampai padamu. Semoga. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022
You may also like
Slide 1 of 9
ABSURD QUOTES I cover
My Junior My Love ✔️ cover
CERPEN (END) cover
RUMAH tanpa pintu  cover
KUMPULAN PUISI cover
Kepada sang pencipta rindu cover
Segala Tentangmu ❝ cover
Jatuh Cinta itu Luka cover
Jejak cover

ABSURD QUOTES I

200 parts Complete

Ketika bibir ini tak mampu berucap, biarlah hati yang bicara dan jemari perantaranya.