Grow Up: Mercusuar

Grow Up: Mercusuar

  • WpView
    GELESEN 142,346
  • WpVote
    Stimmen 8,405
  • WpPart
    Teile 35
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Sa., Okt. 14, 2023
WpInfo
Belletristik
Romantik
[END] Engga pernah terbayangkan di dalam hidupnya harus berurusan dengan dosen hits yang digandrungi oleh mahasiswi seangaktannya, karena kecerobohannya. Ketenangan dan kedamaiannya lenyap dalam hitungan detik. "Welcome to the hell, Ca." -Caca- "Heran sama kelakuan mahasiswa jaman sekarang, engga ada sopan-sopannya sama dosen." -Satria- Cover by: avishifan
Alle Rechte vorbehalten
#474
dosen
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • You Got It
  • Aku Milik Pak Dosen. [Rewrite]
  • DOSEN BUCIN - (TAMAT)
  • Love Architecture 101
  • She's my wife❕
  • [NEW ACCOUNT] Fell for My Lecturer (Sudah Terbit)
  • SCRIPTSHIT (TAMAT)
  • AYUSHITA [END]
  • Touch of Sin: Terjerat Cinta Dosen Pembimbing
  • Be Mine, FOREVER

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien