Story cover for Random Us [TAMAT] by arsev273
Random Us [TAMAT]
  • WpView
    Reads 57,421
  • WpVote
    Votes 6,148
  • WpPart
    Parts 21
  • WpView
    Reads 57,421
  • WpVote
    Votes 6,148
  • WpPart
    Parts 21
Complete, First published May 22, 2020
Randi memandangi adik-adiknya malas.

Seorang berada di atas kasur memegang konsol game.
Seorang lagi berada di atas adiknya yang sedang bermain itu.

Randi tau Devan sengaja.
adiknya yang lahir 5 menit setelah dirinya itu tidak akan hidup jika tidak mengganggu adiknya satu lagi, Danu.

Dengan kesal ditariknya kaki Devan kuat hingga terjatuh di atas karpet lantai.

"aduhh pantat ku..."

"Sebelum kau dan Danu yang berperang di dalam kamar ini, lebih baik aku kalahkah salah satu nya dulu. Sana, pergi siapkan barang-barangmu!"

Danu tertawa terbahak-bahak menyaksikan Devan yang menyedihkan mengelus pantatnya terus-terusan.

Randi menatap tajam.

"Kau juga! rapikan isi lemari bajumu atau tv nya kujual saja."

Mereka kembar tiga. 

Namun bagi Devan dan Danu, Randi lebih mirip seperti bapa-bapak tua kurang belaian.

Tapi Randi perhatian, Danu dan Devan jadi sayang. Ciahhhh
All Rights Reserved
Sign up to add Random Us [TAMAT] to your library and receive updates
or
#297kembar
Content Guidelines
You may also like
Brothers by eMikoe
12 parts Complete
"Kay! Pikirin lagi deh ide gila lo ini! Masa gue sama Ray harus pake seragam begituan. Lo sih enak masih pakai seragam Ray. Gue dan Ray gimana?" Aku dan kedua saudara kembarku sedang berdiskusi di kamarku. Ini pernah dilakukan seminggu yang lalu saat Kay mengatakan ide gilanya kepadaku dan Ray. "Gak bisa Fay! Kan udah kesepakatan." Kay itu keras kepala. Mungkin karena merasa lahir lebih dulu, jadi dia selalu ingin menang sendiri. "Tapi kan lo bisa tukeran sama Ray tanpa harus melibatkan gue Kay!" aku protes sedangkan Ray diam saja. Dia benar-benar lamban. Sampai-sampai perempuan yang mendekatinya saja dia tidak menyadarinya. Itu karena kelambanan otak berpikirnya. "Gak bisa Fay sayoong! Ray itu gak bisa basket. Dia itu atlet renang. Jadi selama dia sekolah di tempat gue nanti, dia bakalan kalah terus kalau tanding sama yang lain. Bisa-bisa reputasi gue hancur gara-gara permainan basketnya yang parah." Aku tahu Ray memang tidak suka berlari, karena itu dia tidak suka bermain basket denganku dan Kay. Kalau kita bertiga sedang bermain bersama, Ray lebih memilih menonton aku dan Kay yang sibuk mencuri bola drible. "Lagipula kesepakatan terakhir itu mutlak setelah kita mengundinya. Jadi ini gak bisa diganggu gugat lagi. Besok kita mulai penyamaran. Gue jadi Ray, lo Fay jadi gue, dan Ray jadi lo Fay." Kay sudah memulai sikap otoriternya. Kalau sudah begini, aku dan Ray hanya bisa pasrah. Semoga Ayah dan Bunda tidak menyadarinya. Ayah mungkin tidak akan menyadarinya tapi Bunda sepertinya harus diwaspadai.
TROUBLE [TELAH TERBIT] ✅ by inyasidhyaa
34 parts Complete
[BEBERAPA PART TELAH DIHAPUS UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN] Tempat yang paling hangat itu, dalam pelukan lembut Bunda. Tempat yang paling aman itu, dalam dekapan lengan lebar Ayah. Saat-saat yang paling menyenangkan adalah saat aku masih bisa menggenggam erat tangan saudaraku. Mereka hangat. Namun aku tidak bisa hidup bersama mereka. Tuhan, peluk aku. Aku lelah. °°° Namanya Devin. Jangan ditanya seburuk apa hidupnya. Buruk. Sangat buruk. Hal naas menimpa hidupnya sewaktu kecil, yang mana memaksanya berpisah dari keluarga sendiri. Ia hidup dengan berjuta luka yang telah tergoreskan. Tanpa ada seorang pun yang datang menolong. Tanpa ada sosok keluarga yang setia menemani. Dirinya terpisah, terkekang, terluka, dan hidup dengan memikul beban berat seorang diri sejak kecil. Hidupnya sangat berkebalikan dengan Devan~kembarannya. Devan memiliki sinar kebahagiaan yang memancar. Devan juga memiliki sosok keluarga dan teman yang selalu ada untuknya. Kebahagiaan selalu menyinarinya, bagai mentari menyinari dunia. Namun ada satu hal yang selalu mengusik hidup Devan selama ini. Tentang kesalahannya yang membuat Devin harus hidup terpisah dari keluarga. Hingga suatu hari, mereka kembali dipertemukan. Namun semuanya telah berubah. Devan semakin terpuruk melihat saudaranya yang kembali dengan sifat yang berbeda. Pendiam, dingin, dan tidak aktif seperti dulu. Tak ada kebahagiaan yang terpancar di mata Devin. Kedua manik mata itu benar-benar menyiratkan cedera parah dalam hatinya. Juga luka irisan di tangan Devin, sebagai saksi tentang kepedihan yang ia pendam selama ini. Dan ini adalah kisahnya... Selamat masuk ke dalam kisah abu-abu seorang Devin Reynanda. Happy reading... #1 in twins / 01/11/20 #1 in sadness / 24/10/20 #1 in sickstory / 23/10/20 #1 in pupus / 13/10/20 Hak cipta dilindungi undang-undang © @inyasidhyaa 2020
ADIKARA ELUSIF (END) by blackcurrantbery
55 parts Ongoing
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
You may also like
Slide 1 of 10
Ananda✔️ cover
Brothers cover
Devandra Mahendra cover
TROUBLE [TELAH TERBIT] ✅ cover
[Completed] The Beauty In The Dark : (#01. The Darkness Heart Series). cover
A-Z ✔️ cover
About You And Me cover
HanHan's Diary [END] cover
ADIKARA ELUSIF (END) cover
Cinderella Man [TAMAT] cover

Ananda✔️

45 parts Complete

[Brothership/Sicklit/Slice of Life] *** Nanda tak pernah menangis ketika teman-teman mengejeknya karena ia menduduki peringkat terakhir. Ia juga tak iri meskipun orang tuanya tak pernah datang mengambil rapor ataupun menghadiri perpisahan sekolahnya. Nanda pun tak pernah ambil pusing jika para tetangga mengatainya anak kurang didikan, bodoh, ataupun hal lain yang menyakiti hati. Akan tetapi, jika dunia tak adil pada mamanya, Nanda akan sangat marah. Seperti permata berharga, Nanda amat menghargai dan mencintai mamanya. Sejak seorang pria menghancurkan hati mamanya, Nanda tak mempercayai pria manapun lagi. Baginya, ia saja cukup untuk membuat Mama bahagia. Hingga suatu hari, seorang kakak kelas menawarkan padanya untuk menjodohkan Mama dengan seorang pria. Awalnya Nanda menolak dengan keras, tetapi hal besar datang dan menyadarkan Nanda bahwa; Mama harus tetap bahagia baik dengan maupun tanpa dirinya.