[ANTOLOGI PUISI] Jiwatrisna

[ANTOLOGI PUISI] Jiwatrisna

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 27, 2020
WpInfo
Poetry
Sudah berapa malam kau berkubang di lendir-lendir rindu? Sudah berapa jam kau siap menyetubuhi tubuhku? Aku dan kau hanya larik puisi yang dinikmati kopi di sore hari Dan menjelma air seni anak-anak pada saat hendak tidur Jangan lupa, aku dan kau selalu beriringan disela-sela telapak sepatu. Anyelirpr.
All Rights Reserved
#31
antologipuisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can You Give Me One More Chanche
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • SUARA TINTA (Selesai)
  • TENTANG RASA
  • Menanti dalam istiqomah
  • Aksara Tak Bertuan
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Nasihat dalam Puisi
  • Mahkota Permata
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]

Aku hanya lupa bagaimana caranya menyatakan cinta... dan menjaga hatinya. ~rendy *** "buku ini, menceritakan kisah sebuah hati yang mengalami rasa sakit berkali-kali, hancur berkeping berulang kali, tapi tidak pernah menyerah untuk mencintai. Intinya hati kita itu kuat buat melakukan itu semua, cuma mungkin karna kita merasa tidak kuat menahan rasa sakit nya... kita menyerah gitu saja. Padahal masih ada kesempatan, inti dari cerita ini adalah kisah sebuah hati yang membutuhkan kesempatan." Jawab ku mengakhiri pertanyaan sang wartawan itu. kini semua nya berdiri dan memberikan tepuk tangan pada ku. Tapi satu-satu nya objek yang berulang kali aku tatap adalah gadis itu. sejak dulu aku tidak pernah bisa mengalihkan tatapan ku dari nya, kini itu pun terulang lagi. Ya Tuhan, jagalah kebahagiaan nya untuk ku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines