We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

  • WpView
    Reads 54,644
  • WpVote
    Votes 2,464
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 9, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hanin menerima lamaran dari Zain atas dasar paksaan tapi tak bisa dipungkiri kalau dulu ia punya rasa pada pria keturunan arab itu. Dipikirannya, menjadi istri seorang Zain adalah hal yang paling membahagiakan. Tapi Zain tidak berminat menjalani rumah tangga ini, dia hanya ingin balas dendam pada Hanin setelah kecelakaan yang merenggut nyawa kekasihnya, Arumi. Start : 25 Mei 2020
All Rights Reserved
#331
dingin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikah, Karena Tak Sengaja Hamil
  • Setelah Menikah
  • Zahira
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • Untukmu Imamku
  • Un Crush! [TERBIT]
  • Last Romance
  • BEKAS
  • Be With You
  • Dia Suamiku (ENDING)

CERITA INI SUDAH PINDAH KE DREAME "Mencintaimu--lelaki yang nyaris sempurna di mata dunia--adalah kesalahan paling indah sekaligus paling menyakitkan dalam hidupku. Cintaku padamu tulus, tapi aku tahu batas. Aku tak pernah memaksamu tinggal, apalagi memilikkanku sepenuhnya. Namun dari kesalahan yang kaulakukan, Tuhan menitipkan sebuah nyawa di rahimku. Ia tak mengerti apa pun tentang dosa, tak tahu apa-apa tentang penolakan. Jika hatimu tak mampu menerimaku, aku rela pergi. Jika cintamu bukan untukku, aku ikhlas melepaskan. Bahkan aku siap berpisah saat anakku lahir nanti, asalkan kamu bisa bahagia bersama wanita itu. Aku hanya memohon satu hal--jangan benci dia. Sayangilah darah dagingmu, meski hanya seujung rasa." -- Keira "Bagiku, wanita itu hanyalah beban. Aku lelah pada keluarganya yang tak pernah berhenti meminta. Aku tahu kehamilan itu bukan sepenuhnya kesalahannya, namun tetap saja aku membencinya. Karena dari rahimnya tumbuh sesuatu yang mengancam masa depanku. Seharusnya nyawa itu tak pernah ada. Seharusnya semuanya selesai sebelum aku harus memilih antara tanggung jawab dan kebebasan." -- Nathan

More details
WpActionLinkContent Guidelines