Assalamualaikum, Muazin

Assalamualaikum, Muazin

  • WpView
    Reads 3,646
  • WpVote
    Votes 468
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 21, 2021
"Aduhai, suara itu benar-benar melelehkan hatiku yang telah terlanjur membeku pada-Nya." -Syifanazia Hanna- Hati Hanna benar-benar telah membeku untuk kembali ke kehidupannya dahulu lantaran ia masih tinggal di 'neraka dunia'. Ia tahu apa yang salah dan benar. Namun, ia tak pernah memedulikan itu. Ia hanya melakukan apa yang ia rasa membuatnya bahagia. Namun suatu hari, untuk kali pertama Hanna mendengar suara adzan itu. Ia tertegun. Ada suatu getaran yang berhasil menyentuh hatinya. Suara itu... Terdengar familiar. Dan suara adzan itu selalu ia tunggu tiga kali sehari. Setiap hari. Siapa gerangan sang pemilik suara? Apakah Hanna akan menemukannya?
All Rights Reserved
#17
hanna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Rindu | END
  • DIAM
  • Love Till Jannah [END]
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • Secantik Rasa✔
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Antara Hati dan Iman ✅
  • Syahirah (COMPLETE) ✔

"Assalamualaikum, istriku," kalimat itu menyambut indra pendengaran Hana saat pintu kamar sudah sempurna terbuka. "Wa.. Waalaikumsalam.." lidah Hana terasa kelu, bahkan dia tak sanggup untuk mendongakkan wajahnya. Razan tersenyum, kedua tangannya menyentuh kedua pundak Hana, sekilas Hana mendongakkan kepalanya namun dengan cepat dia kembali menunduk, entah kenapa dia merasa begitu malu pada Razan, padahal kini Razan telah resmi menjadi suaminya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines