Monolog Ibu

Monolog Ibu

  • WpView
    Reads 892
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, May 22, 2020
WpInfo
Poetry
Naskah monolog, untuk drama/teater. Terinspirasi dari naskah teater "Isi Hati Amak" yang dimainkan oleh Teater Alir PKN STAN. Sinopsis Lebaran ketiga tanpa sang anak. Ibu, di usia yang senja, lagi-lagi harus merayakan lebaran seorang diri. Ibu memang bersikukuh tinggal di desa, karena disitu semua kenangannya berada. Mau tak mau ia harus hidup jauh dari anak. Tak banyak yang diinginkan ibu di usianya saat ini. Hanya kunjungan anak semata wayangnya di lebaran kali ini, karena mungkin akan menjadi lebaran terkahir ibu. Bukan tulisan yang bagus, semoga bisa dimainkan dan dipanggungkan. Kalau readers mau pakai, izin di komentar ya. Saya senang kalau tahu naskah ini dipakai.
All Rights Reserved
#12
naskahdrama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wedding on Paper ✓Tamat
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Mama! [✔️]
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • I love you, Mas Duda
  • Rindu rumah [END]
  • 𝐁𝐮𝐢𝐥𝐝 𝐉𝐚𝐧𝐧𝐚𝐡 𝐰𝐢𝐭𝐡 𝐘𝐨𝐮
  • Yang Masih Berdetak
  • Berawal dari Amanah Ibu Berakhir menjadi Prinsip Hidupku

"Ini bukan lamaran. Ini sejenis kesepakatan. Kita akan menjalani pernikahan kontrak selama waktu yang ditentukan" ___________ Berada di jalan buntu, tak pernah terbayangkan oleh seorang gadis yatim bernama Zahra Kirana. Dikejar deadline pembayaran uang kuliah, rumah terancam disita bank dan nyawa Ibu tengah di ujung tanduk dan harus segera dioperasi dengan biaya yang tidak sedikit, membuat Zahra terpaksa harus menyetujui pernikahan kontrak yang ditawarkan oleh Oemar Ghassan, seorang pengusaha kaya pemilik Ghassan Group berdarah Arab-Indonesia. Pria itu terkenal memiliki sikap dingin dan tegas, membuat Zahra bergidik walau sekedar hanya melihatnya. Sepuluh bulan adalah waktu kontrak yang ditetapkan. Mereka menjalani kehidupan sebagai dua orang asing yang hidup satu atap dan hanya akan berpura-pura menjadi sepasang suami-istri bahagia di depan mama Oemar. Namun suatu ketika, peristiwa yang tidak diinginkan terjadi. Oemar yang tengah dalam pengaruh alkohol tanpa sadar merenggut kehormatan Zahra. Zahra marah. Ia takut apa yang akan ia katakan pada Ibunya nanti. Ia telah susah payah menyembunyikan kontrak itu dari Ibunya dan telah merancang masa depan bersama Ibunya begitu kontrak itu selesai. ------ "Duarrr!!!" Oemar langsung melempar gelas berisi ramuan penggugur kandungan yang sudah hampir diteguk Zahra. "Apa yang kamu lakukan!!! bahkan binatang tidak akan membunuh anaknya!!" Lantas, bagaimana mereka menjalani hal yang tidak ada di dalam kontrak? Dan apa yang terjadi saat kontrak itu berakhir? Copyright © 2022 by SN Aisyah

More details
WpActionLinkContent Guidelines