SORRY BUT I WANT YOU

SORRY BUT I WANT YOU

  • WpView
    Reads 8,882
  • WpVote
    Votes 964
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 16, 2022
WpInfo
Fanfic
TharnType: The Series
"lihatlah disana Mew, Gulf sedang bersama seorang pria." Ucap Jimmy. "uhmm aku tau, itu pria yang kemaren"ucap Mew dingin. "Apa yang hatimu rasakan saat ini?"Tanya King. "Aku merasa kesal dan marah"jawab Mew. "dan apa yang kau inginkan?"Tanya Tay. " Aku ingin memisahkan Gulf dari pria itu"ucap Mew. "itu tandanya kau sedang cemburu bodoh" Ucap King . Dan tanpa bisa mereka tahan, Mew berlari dan menghampiri Gulf dan Joss dan ia segera menarik Gulf menjauh dari Joss dan berkata... "jauhi Gulf dan ingat, ia milikku"ucap Mew menatap tajam kearah Joss. "Heyy apa hakmu memerintahku untuh menjauhi Gulf, apa kau kekasihnya?" "dia bukan kekasihku" malah Gulf yang menjawab dengan cepat. "iya dia kekasihku, milikku" ucap Mew sambil menarik tangan Gulf dan berlari menjauhi Joss. #2 ( 12 Februari 2022) #8 ( 14 Februari 2022)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Significant Other | MewGulf Story
  • Hug Me Please [END]
  • Love Is Gone [END] (Proses Revisi Bertahap)
  • Rich Man - MewGulf ✓
  • IKATAN TAK TERDUGA [MewGulf]
  •  THE DEVIL MAFIA [Ongoing]
  • Who Are You🔞 (END)
  • Memories☀️🌻(END)

"CIUM! CIUM! CIUM!" Mew memelototi Gulf yang kini berdiri tepat di hadapannya, mengancamnya agar tak maju satu langkah pun. "CIUM! CIUM! CIUM!" Teriakan orang-orang semakin keras. "Gulf! Jangan mendekat! Awas saja kau!" ancam Mew masih dengan tatapan tajamnya. Gulf tersenyum getir ke arah orang-orang di bar itu yang tidak lain tidak bukan adalah teman satu kantornya. "Kau pikir aku mau menciummu? Ini semua karena kau yang tak mengerti cara bermainnya sehingga kita jadi kalah, dasar payah!" timpal Gulf kesal. "Kau juga tadi ketahuan kan! Dasar payah!" lawan Mew tak kalah kesal. "AYO CIUM! JANGAN CURANG! INI HANYA PERMAINAN!" teriak Run. "Kau dengar, ini hanya permainan. Ayolah, Mew! Aku tak suka terus-menerus jadi tontonan seperti ini," ujar Gulf seraya mendelik malas. Mew menatap Gulf ragu. "Gulf kita pasti akan jadi ejekan satu kantor, aku tak suka jadi bahan pembicaraan orang!" kata Mew bersikukuh menolak. "Ck! Biar saja! Ini hanya permainan! PER-MA-IN-AN!" Cup! Bibir kedua insan itu bersentuhan untuk beberapa detik. "AAWWWWW!!" Teriakan semua orang dalam bar seketika memenuhi ruangan mengalahkan suara dentuman musik yang keras. Mew menatap Gulf sinis seraya mengelap bibirnya. Gulf mengedikkan bahu tak peduli. . . NO KISS BETWEEN FRIENDS. Saat kau mencium temanmu, detik itu pula kalian bukan teman lagi. . . Cerita perjalanan Mew dan Gulf yang saling menemukan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines