DAFAGHA

DAFAGHA

  • WpView
    Reads 1,351
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 19, 2023
Zafania Alressca, orang-orang biasa memanggilnya dengan nama Ecca. Ia merupakan seorang gadis penyuka langit dengan tubuh mungil, dan lesung pipit di kedua pipinya yang menambah kesan manis pada dirinya. Selama 2 tahun, Zafa selalu menunggunya, menunggu seseorang yang telah berada di dimensi yang berbeda. Seketika pertahanannya selama 2 tahun ini runtuh begitu saja, kedatangan murid baru yang sangat mirip dengan seseorang dimasa lalunya itu membuatnya merasa gila. Ya tuhan, dia sangat mirip dengan seseorang yang tidak pernah bisa aku lupakan. Ghazy Al-Ghifari, seorang cowok tinggi dan putih, memiliki kebiasaan memakai hoodie kemanapun ia pergi. Cowok penyuka langit ini sangat mirip dengan kekasih Zafa 2 tahun yang lalu. "Apa yang kamu suka dari langit?" "Semua yang ada di sana, birunya, awan, hujan, matahari, fajar, senja, pelangi, bintang dan bulan." "Yang paling kamu suka?" "Lekukan bulan sabit yang seindah lekukan senyummu." Deg. Kalimat ini, sama persis dengan kalimat yang dia berikan 2 tahun lalu.
All Rights Reserved
#64
hoodie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Kita Dan Bulan Februari [TERBIT]
  • ARFA (Arka Fauza) END
  • Because I'm Stupid (End)
  • "Singgah"
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Rankle [Completed]
  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND [TERBIT]
  • ALESYA (END)
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines