Penjaga Waktu

Penjaga Waktu

  • WpView
    Reads 181
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Penciptaan Masa Lalu Sekarang Masa Depan Kehancuran..... Sebuah kekuatan. Mereka memiliki kemampuan bisa memperlambat waktu. Para remaja lahir dari keluarga pengendali Waktu. Takdir dan tanggungjawab menunggu mereka seiringnya ancaman yang terus berdatangan. Umi Fariikhah, seorang Ketua OSIS. Waktu terus berjalan. Hal-hal besar segera menghampirinya, berbagai ancaman, cobaan, masalah, dan orang-orang yang mendorong dirinya bangkit dari kehidupan normalnya. Menjadi pelindung harapan manusia dengan masa depan dunia yang berada dalam genggamannya.
All Rights Reserved
#154
imajinasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Golden Age
  • NEXUS Part 1
  • TIMEFALL: THE BINDING OF TIME
  • THAT TIME
  • Echoes of the Forgotten Time
  • Jeandra dan Waktunya
  • Galara ( Selesai )
  • Evanescent [END]✓
  • Fei 2: A Step Forward

[Science-Historical fiction] [Sedang dalam tahap revisi besar-besaran] Semua masa di bumi memiliki masalahnya masing-masing. Dan manusia-manusia yang hidup pada masanya, memang ditakdirkan untuk mampu bertahan di masa tersebut. Pallavi baru saja meninggalkan kampung halamannya di Indonesia dan pindah ke negara ini bersama kedua orang tuanya. Ia tinggal di tempat yang baru, belajar di sekolah baru, dengan lingkungan baru, serta mendapatkan teman-teman baru. Anak perempuan usia dua belas tahun, jujur saja, hal menarik apa yang bisa kita harapkan dari kisahnya? Bertemu dengan peri? Mendapat kekuatan ajaib? Berbicara dengan orang yang dipercaya sudah mati? Oh, jangan begitu jauh, ini bukan fantasi. Berbagai masalah yang muncul dalam kehidupannya, merupakan estetika unik tersendiri yang patut disyukuri dan diambil pelajarannya. Mungkin, belahan bumi bagian barat dengan para muslim masih tidak dapat disatukan dengan begitu baik, namun, di lingkungan yang baru ini, Pallavi belajar bagaimana caranya mempertahankan keimanannya sebagai seorang muslim. Berada di masa-masa yang sulit, membuat siapapun akan memimpikan masa-masa kejayaan. Namun jika masa kejayaan Islam di abad pertengahan juga menghadapi kehancurannya, akankah dirinya merasakan masa kejayaan yang serupa? Pallavi dan teman-temannya terlahir dan bermimpi sebagai cendekiawan. Tetapi jika apa yang dibutuhkan mereka untuk menghadapi masalah antara hidup dan mati adalah dengan menjadi seorang petarung, apakah mereka masih dapat mewujudkan mimpi mereka? Berbagai kejadian yang menyenangkan tetap ada, walaupun yang pahit turut ikut serta. Dan ternyata, siapapun dapat menyelesaikan masalah dengan peran mereka sendiri. Jadi, apakah dengan masalah kali ini, para sejarawan mau mencatat nama-nama mereka sebagai orang-orang baik? Oh, ada sebuah petunjuk! Yaitu: ketika sekelompok semut kehilangan pemimpinnya, mereka hanya akan berjalan berputar-putar sampai mereka mati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines