Solipsistic [Hiatus]

Solipsistic [Hiatus]

  • WpView
    Leituras 4,991
  • WpVote
    Votos 2,589
  • WpPart
    Capítulos 21
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, mai 22, 2021
[Cerita Belum Revisi] ______ Sekilas semua cerita nampak sama, yang dalam artian beradu padannya bahagia dan derita. Namun, dalam hidup Saya meyakini bahwa sakit orang berbeda-beda, meski nyatanya tetap berduka. Dalam kegelapan Saya menemukan cahaya; Dia. Menolak lupa namun sungkan untuk berkata. Tak apakah jika merindu sebentar saja? Satu menit saja. Katanya... Menapaki perubahan tak akan sesulit itu jika memang benar menerima. Menjadi asing tak akan pernah sesakit itu jika memang benar menerima. This is "Solipsistic" ______ 26 Mei. ©Copyright 2020 by Eightguy88
Todos os Direitos Reservados
#889
bahasa
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Aerilyn
  • ANGKASA
  • Karsa 〔 selesai 〕
  • True Love??!
  • LANGIT & BULAN
  • Auristela
  • HURT [Sudah Terbit]
  • Possessive Badboy [END]
  • PRINCESS GOVANDO (END)
  • My Junior My Love ✔️
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo