The Mirror on The Lamp

The Mirror on The Lamp

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 8, 2021
Aku melihatnya sekilas malam itu. Seorang pria bersimbah darah, dengan air mata yang terus menetes, dan mulut yang bergerak perlahan entah berkata apa. Ya. Aku melihatnya dari balik pecahan kaca mobil yang telah menabrak kami berdua malam itu. Dari cermin, sekilas aku melihat seorang pria-pria lain berlari kearahnya. Dengan susah payah, aku berhasil mendengar pria itu memanggil namanya. "Kim Tae Hyung." Setidaknya nama itu yang harus aku ingat sampai sekarang. Pria yang telah mencoba menolong aku dari maut kala itu, yang berhasil membuat aku hidup, untuk kali kedua. Pria yang sekarang selalu aku harapkan pula kehidupannya. Dia ... Kim Tae Hyung. Seorang pria yang aku harap dapat mengucapkan terima kasih padanya. Suatu hari nanti ...
All Rights Reserved
#1
bangtanarmy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • YOU [KOOKV/KOOKTAE][END]
  • MAFIA OF KIM TAEHYUNG  [TAEKOOK]✔
  • [✔] Karma •Kim Younghoon✔
  • D A R E 💔Kth x Kjn
  • {End✅}My Love~(❁Kim Taehyung❁)
  • 7 Hope ( NamJin )
  • FORGIVE ME [PJM] COMPLETE
  • END Home [Namjin FF]
  • Sweet_Past 'myg'

[Selesai] Hari itu semenjak aku datang ke sana, setiap malam aku selalu bermimpi tentang seorang pria. Tampan dan gagah. Aku suka senyumnya. Dia selalu datang ke mimpi ku dan mengucapkan kata-kata romantis ke pada diriku. Kupikir aku sudah gila, karena aku sungguhan jatuh cinta pada pria itu. Orang-orang bilang dia tak nyata! Tapi aku tak peduli. Dia memang tak nyata, tapi perasaannya nyata! Semenjak hari itu aku dikira orang gila. Aku juga sempat berfikir bahwa aku sendiri gila. Aku tak peduli! Hanya ada satu orang yang menganggapku tak gila, dia adalah ibuku. Selalu aku ceritakan mimpiku padanya. Dan dia hanya tersenyum pahit. Selalu seperti itu. Sampai pada suatu hari bibiku datang menceritakan sebuah cerita padaku. Dan semenjak hari itu aku hanya menangis. Dan kurasa semenjak hari itu aku gila sungguhan. WARNING: Gay/homo/bxb/lgbt Kookv/kooktae Rate T

More details
WpActionLinkContent Guidelines