Sebuah Rasa

Sebuah Rasa

  • WpView
    Reads 514
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 6, 2021
Selamat Membacaa🌾 "Reyyy,"panggil Dimas Aku menoleh, "hmm, kenapa?" "Gak tau kenapa, gue rasa lo tuh unik" "hah unik gimana maksud lo?" tanyaku butuh penjelasan "Gue juga gak tau, tapi menurut gue lo unik" ucap dimas dengan wajah yang gak bisa di tebak. Gak boleh ke pedean hanaa, takutnya dia cuma prank lo. Setelah beberapa saat ku perhatikan lagi ,benar wajahnya serius ini beneran bukan prank. Gue harus gimana? seneng atau sedih? hati gue gelisah "Dim andai lo tau, selama kita temenan gue mulai nyaman, rasa nyaman ini yang tumbuh dengan sendirinya karena lo sering interaksi sama gue, gue berharap lo jauhin gue, tapi sisi lain gue takut kehilangan orang baik kaya lo. Perasaan yang gue rasain, cukup gue sama Allah aja dim yang tau dan harus gue sembunyiin sebaik mungkin. Lagi-lagi gue takut lo jauh dari gue. Walaupun cepat atau lambat lo akan jauh dengan cara lo sendiri" Ya beginilah resiko punya rasa sama sahabat sendiri, suatu saat akan sakit dengan keadaan yang sebenernya gak rela liat dia sama yang lain. Tapi gimana, cuma bisa berdoa aja biar dia dapet yang baik. dan bilang sama Allah, kalo bisa dia sama aku aja hahaha maksa yaa. Kadang pengin bersikap bodo amat, tapi kepo. Kepo malah nyesek. Ahh serba salah. #Friendzone #Keluarga #Fiksiremaja #humor
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AILY DAILY
  • RAVENDRA
  • Paradise
  • Gone(✔)🔚
  • Memories in Moon
  • Wrongly Love
  • Diary Depresiku
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Menyerah atau Bertahan?

[FOLLOW YUK, SEBELUM BACA!] -not revised yet! Dua insan ciptaan tuhan yang bertemu di situasi yang serupa, mempunyai perasaan hampa di dada. Takdir yang sama, kehilangan separuh jiwa membuat mereka terpuruk di hidupnya, dan sama-sama mengharapkan sesuatu yang indah di akhir masa. "Sejak kapan luka itu ada?" Aily bertanya melihat luka besar yang dimiliki Dipta. "Sejak mama tidak ada di sini." "Kamu suka senja?" Dipta menatap dalam mata Aily, mata yang sepertinya banyak menabung rindu. "Senja, bikin aku inget sama Ibu, dia matahari yang indah saat akan terbenam." Apakah mereka mampu menghilangkan semua rasa pilu di hati? Apakah mereka mampu membuat sesuatu yang indah di akhir bagian? Lantas, bagaimana caranya? ⚠️CERITA PURE DARI OTAK AUTHOR! ⚠️PLAGIAT JAUH JAUH! ⚠️17+ MENGANDUNG KATA-KATA KASAR! ⚠️ JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, TEMPAT, ALUR CERITA ITU ADALAH KEBETULAN SEMATA DAN TIDAK ADA UNSUR KESENGAJAAN!

More details
WpActionLinkContent Guidelines