Catatan sang Semesta

Catatan sang Semesta

  • WpView
    Reads 240
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 3, 2020
Pernah gak sih lu mikir bagaimana bisa Tuhan menciptakan rasa sakit yang teramat sakit teruntuk makhluknya? Cobaan yang begitu diluar nalar manusia? Bahkan teka teki perihal kehidupan yang jarang manusia ketahui. Dan bagaimana bisa seorang manusia bisa bertahan dengan semua cobaan itu? Cerita ini tentang sebuah perjuangan keluar dari rasa sakit, perjalanan hidup penuh lika liku dan kekecewaan serta sebuah air mata. Ini tentang perjuangan seorang anak melawan kerasnya hidup setelah harus menerima kenyataan buruk bahwa gak selamanya yang bersama akan tetap bersama. Bertahan ataukah harus menyerah? [ start 26-05-2020 // - ]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ananda✔️
  • I Hate Broken Home
  • Luka Dalam Senyum
  • MAVAKA
  • Why Me? || Zhong Chenle
  • Lily of the valley
  • Angkasa dan Cerita
  • Bukan Rumah
  • *〖Akhir dari Sebuah Harapan〗*

[Brothership/Sicklit/Slice of Life] *** Nanda tak pernah menangis ketika teman-teman mengejeknya karena ia menduduki peringkat terakhir. Ia juga tak iri meskipun orang tuanya tak pernah datang mengambil rapor ataupun menghadiri perpisahan sekolahnya. Nanda pun tak pernah ambil pusing jika para tetangga mengatainya anak kurang didikan, bodoh, ataupun hal lain yang menyakiti hati. Akan tetapi, jika dunia tak adil pada mamanya, Nanda akan sangat marah. Seperti permata berharga, Nanda amat menghargai dan mencintai mamanya. Sejak seorang pria menghancurkan hati mamanya, Nanda tak mempercayai pria manapun lagi. Baginya, ia saja cukup untuk membuat Mama bahagia. Hingga suatu hari, seorang kakak kelas menawarkan padanya untuk menjodohkan Mama dengan seorang pria. Awalnya Nanda menolak dengan keras, tetapi hal besar datang dan menyadarkan Nanda bahwa; Mama harus tetap bahagia baik dengan maupun tanpa dirinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines