ZASSERA

ZASSERA

  • WpView
    Прочтений 23
  • WpVote
    Голосов 7
  • WpPart
    Частей 2
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published птн, мая 29, 2020
"Ra, lo tau nggak kalo semesta itu nggak adil sama kita?" Pertanyaan Zas berhasil memecah keheningan, aku sedikit bingung dengan pertanyaanya. "Nggak adil? Menurut gue semesta itu adil kok. Emang kenapa lo merasa semesta itu nggak adil?" Aku balik memberikan pertanyaan untuk Zas. Cowok itu berhenti menatap bintang gemintang, Zas menatap mataku. "Karena semesta nggak pernah mengizinkan gue liat orang tua gue sendiri dari kecil." Jawaban Zas ini membuatku terdiam beberapa saat. Aku menunduk, merasa tak enak dengan jawabanya, atau sedikit menyesal dengan pertanyaanku. "Tapi lo harus bersyukur." "Ya, lo bener." Zas kembali menatap langit. Bintang gemintang sedikit tak nampak karena tertutup awan. "Tapi bagi gue semesta itu adil, gue juga bersyukur. Semesta membiarkan aku hidup berkecukupan selama 17 tahun ini. Semesta membagi rasa dengan gue tentang keluarga, juga cinta. Tapi apakah ini salah semesta? Atau Tuhan? Yang memang sudah merencanakannya dan memberi takdir kepada kita?" Kami berdua kembali terdiam. Aku mengikuti Zas menatap langit yang sekarang tak nampak satu pun bintang menghias. Aku tersenyum. "Iya, Ra." Jawab Zas menanggapi ucapanku tadi. Aku tersenyum
Все права сохранены
#444
sadending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Maaf, Aku Pilih Tuhanku
  • My Badboy Boyfriend
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • if tomorrow is dead,what would you do?
  • TAKDIR
  • PERBEDAAN
  • CINTA BEDA AGAMA
  • Cinta Beda Agama
  • Because I'm Stupid (End)

"Aku gak akan pernah ngorbanin agama aku untukmu Sya, apakah kamu akan mencintaiku jika aku pindah Agama? nggak kan?" ucap Alex dengan wajah sendunya Cinta beda agama memanglah tak mudah. Tanpa sadar, kalian sedang diuji oleh Tuhan. Tuhan ingin tau apakah kalian lebih mencintainya atau ciptaannya. Inilah yang dirasakan oleh Alex, dia tak ingin membuat Tuhannya marah, namun ia pun tak ingin berpisah dari wanita yang ia cintai walaupun wanita tersebut tak membalas cintanya. "Secinta apapun kalian kepada seseorang, kalian harus tetap utamakan Tuhan. Sungguh, aku lebih rela mengorbankan nyawaku dibandingkan mengorbankan agamaku" -Alex

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту