Story cover for Tapi Bukan Aku by Lovadeee_
Tapi Bukan Aku
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published May 23, 2020
Aku menangis. Aku menangis untuk diriku sendiri. Karena, sampai sekarang, aku tidak cukup mampu untuk melupakanmu. Hatiku seperti bunga yang bermekaran, ketika kamu menyunggingkan senyum lucu di sudur bibirmu saat menatapku. Tapi, hatiku seperti bunga yang gugur saat kamu tidak memerdulikan keberadaanku.


Really, I feel we were so beautiful. But, the reality is we were so tragic.


©L o v a d e
All Rights Reserved
Sign up to add Tapi Bukan Aku to your library and receive updates
or
#849aku
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Friend's Zone's cover
Antara Cinta, Waktu, dan Takdir cover
Halaman Hidupku cover
FIZYA cover
F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2] cover
Verronica (COMPLETED)  cover
Rendezvous cover
Cinta Dua Waktu cover
U are cover
Disaster In Feelings cover

Friend's Zone's

11 parts Complete

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫