LDR [Long Distance Relationshit]

LDR [Long Distance Relationshit]

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 24, 2021
"Yang namanya hubungan itu bukan cuma soal kepercayaan kayak nyerahin kendaraan ke tukang parkir pas nyebrang. Mau hubungan jarak deket kek, jarak jauh kek, lo juga perlu kepastian dari apa yang lo percayakan di hubungan itu. Kalau dari awal emang udah ada keraguan, gausah lagi dilanjutkan." "Gaada yang suka perpisahan. Gue tau gue salah karena mempertahankan dia dengan cara jahat. Egois memang kalau gue masih ngejar dia. Tapi faktanya, melupakan dia jauh lebih sakit dari yang gue kira. Dan semenjak itu, gue rela mengubah segalanya demi bersama dia." _____________________________ Dimulai pertemanan, harusnya tidak perlu perasaan. Ini hanya cerita sederhana tentang pentingnya perjuangan. Ferandra tidak pernah menyangka, penantian panjang 4 tahunnya harus berakhir dengan kata selesai dari pria di hadapannya. Pria yang membuatnya kembali merasakan cinta, sekaligus pria yang membuatnya menyesal mengenal cinta. Pindah kota untuk kuliah, cukup membuat Ferandra lega. Lepas dari 4 tahunnya, Ferandra harus kembali merasakan cinta dari sosok lain yang tidak pernah ia duga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mengukir sukacita sesaat, lukacita selamanya
  • 2nd Bite of The Cherry
  • Bound to Ex
  • HI! EX [END]
  • Big Love
  • Menunggu Waktu, Menemukan Dirimu
  • L D R [The End]
  • AQRAF (On Going)
  • LINE OF DESTINY

#unattainedloveseries-1 Sekarang, aku bisa bernapas lega. Aku tidak lagi meraba-raba perasaan apa yang masih bersemayam dihatiku. Aku bisa membuka lembaran baru. Ternyata, kamu hanya berniat singgah di saat aku ingin menetap. Sama seperti kegiatan CSR kita di desa ini. Hanya sementara, namun membekas selamanya. Hanya sebentar, namun dikenang selamanya. Dan ternyata, maksud dari perkataanmu 'jalanin dulu' adalah, kamu ingin membandingkanku dengannya. Kamu ingin mencari yang terbaik, namun, tidak dapat memilih. Kamu menginginkan aku dan dia. Kamu tidak ingin kehilangan dan tidak ingin mengulanginya dari awal. Sampai akhir pun, kamu tidak berusaha memperbaikinya. Kamu tidak berusaha meminta maaf. Kamu juga tidak berusaha untuk menjelaskannya. Dan yang lebih membuatku kecewa adalah...kamu tidak pernah menganggap aku benar-benar ada. Terima kasih untuk kenangan manis dan pahitnya. Aku cukupkan segalanya disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines