IT SCHOOL SHOOTING TIME

IT SCHOOL SHOOTING TIME

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2020
Akan ada banyak darah, potongan tubuh dan usus yang terberai dan otak yang terpisah dari kepala, dan ada banyak jeritan didalam sekolah itu bahkan membunuh dirinya sendiri dengan dalih"ketakutan". Gerbang terkunci semua kutukan ada didalam sana bersama pelaku yang tertawa ketika melihat korbannya ketakutan, semua rasa sakit hatinya, kesendirian dan dikucilkan membuat pelaku sadar bahwa ada banyak manusia tak berguna disini dan harus ia basmi. Sampai hanya tersisa beberapa orang saja yang akan stres&depresi dan akan mengingat kejadian ini kapanpun&dimanapun.
All Rights Reserved
#667
sadis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lelaki yang Menyimpan Senja di Matanya
  • Story
  • [TERBIT] High School of Mystery: Scarlet Case
  • KELOPAK BUNGA [END]✓
  • NAURA
  • Sunyi yang Menyatukan
  • When a Letter Changed Everything
  • OSIS
  • Eramnesia

Oniel Caelan Draven tumbuh dalam rumah yang tak pernah benar-benar menjadi rumah. Ia terbiasa hidup dalam sunyi, menyembunyikan luka di balik senyum tipis dan candaan yang tak selalu lucu. Di sekolah, ia terlihat seperti remaja biasa-ganteng, dingin, cuek, kadang menyebalkan dan juga langganan osis. Tapi tak banyak yang tahu: di balik semua itu, ada jiwa yang sedang bertahan. Bertemu dengan Ardyn Indah Aurellia, gadis yang seperti perwujudan pagi hari: tenang, kalem, penuh keseimbangan. Ketua OSIS yang tak hanya dihormati karena wibawanya, tapi juga dikagumi karena ketulusannya. Hidupnya yang sederhana, keluarganya yang harmonis, lingkungannya yang hangat. Ia adalah dunia yang tidak pernah Oniel rasakan. Keduanya bertemu bukan karena takdir yang indah, tapi karena semesta ingin menguji dua jiwa yang berbeda. Yang satu penuh luka, yang satu penuh cahaya. Dan cinta... tidak selalu menyembuhkan. Kadang, cinta hanya datang untuk menunjukkan luka yang paling dalam. Untuk mengajarkan bahwa tak semua rasa bisa memiliki akhir yang bahagia. Ini bukan kisah cinta yang biasa. Ini adalah kisah tentang kehilangan, tentang bertahan, dan tentang dua hati yang saling menemukan- tapi mungkin, tidak untuk selamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines