TRUE LOVES IS NEVER END

TRUE LOVES IS NEVER END

  • WpView
    Reads 342
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 8, 2021
"Tasya, ini Alexander, calon suami kamu," Pemuda berusia 22 tahun itu mengulurkan tangannya, mengajak Tasya untuk berkenalan. "Natasya," Tasya berusaha untuk tersenyum, tangannya terulur membalas sapaan pemuda itu. "Alexander Nathanniel Smith," Pemuda itu tersenyum singkat. "Alex ini anak tunggal dari Dominic Xerventara Smith," Tasya membulatkan matanya mendengar ucapan Daddy-nya. 'Selamat tinggal mimpi tak tergapaiku,' batin Tasya seolah langsung menibarkan bendera putih. "Ahh iya, Daddy lupa! Kamu tau Queen Clarissa?" Tasya menggeleng. "Masa kamu nggak tau sih? Kamu tuh kayak hidup di zaman batu!" Tasya mendengus kesal mendengar celaan Daddy-nya. Pengen menghujat tapi takut dosa. "Dia calon mertua kamu, Mommy-nya Alex," ujar Nichollas, Daddy-nya yang sangat menyebalkan. "Queen Clarissa itu pewaris utama dari Vollenezuelle Kingdom," lanjut Nichollas. Kali ini ucapan santai Daddy-nya sukses membuat Tasya kehilangan detakan jantungnya. That's means... He is The Heirs Of Smith Enterprise and The Crown Prince Of Vollenezuelle Kingdom. ..................Damn it..!!!!!!!!!!!!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • this is me
  • ★the Silent Girl★
  • My Husband Is CEO  [End]
  • (END) Menjadi Nyonya Muda (KETIKA CINTA TELAH KEMBALI)
  • Istri Kecil Kesayangan Tuan Muda Angkasa
  • Jendela kaca
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • AKSARALETTA
  • Istri yang tak di inginkan

"Tasya. Kamu mau kan jadi pacarku?" Degg.. "Astaga! Keysa. Kamu kuat, jangan ngerusak semuanya. Dia sahabat kamu. Tahan! Ga boleh nangis!" Ucap Keysa dalam hatinya. Ia sedang berusaha menahan air matanya agar tidak turun. Keysa berlari menghindari kerumunan itu. Kerumunan dimana Alvaro sedang menyatakan perasaannya kepada Tasya, sahabat Keysa. "Hai, Key!" sapa Ardy yang tiba-tiba muncul dibelakang Keysa. Secepat mungkin Keysa menghapus air matanya yang sempat jatuh. Keysa tidak ingin ada yang mengetahui jika saat ini ia sedang menangis. Keysa membalas sapaan Ardy hanya dengan senyuman. Senyuman palsu! "Eh, Key habis nangis ya?" tanya Ardy khawatir yang melihat mata Keysa sedikit sembab. "Ah. Enggak, Dy. Kelilipan kayaknya. Btw, Lo ngapain disini?" ucap Aletha mengelak. "Gapapa sih. Abisnya disana lagi ada yang seru malah menyendiri disini. Itu Tasya, sahabat lo ditembak sama Varo. Lo kok malah disini sih?" "Hah? Gue malah baru tau. Gimana Tasya terima? Wah bakal ada pasangan baru nih" *** Aletha Keysa! sudah beranjak dewasa. Ia sudah kelas sembilan. Sudah banyak perubahan, namun tidak dengan... *** Apa hayo? yang penasaran langsung baca aja. Maaf kalo g bagus. Jangan dihujat. Oke? Selamat membaca guys!

More details
WpActionLinkContent Guidelines