We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
B I A S
  • WpView
    Reads 279
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bias ? Idol ? It's not about it It just talk about bias Seringkali kita menganggap kebenaran yang diyakini saat ini adalah mutlak, tanpa mempertanyakan kemungkinan lain dan kesalahan dari cara berpikir kita sendiri. Layaknya Yin dan Yang, di balik kebenaran tentu ada kesalahan, dan dibalik kesalahan ada sejengkal kebenaran. *** Di ruang persidangan ini terasa sangat pengap, bagaikan semua pasokan O2 dirampas oleh lelaki yang berdiri gagah disana. Tangan terikat dan ngilu di hati masih sangat segar terasa. "Berdasarkan keputusan hakim maka Saudara Damar Haris dinyatakan bersalah dan akan dikenakan hukuman penjara seumur hidup dengan masa percobaan 10 tahun" (tok tok tok) Air mataku berderai seiring suara palu yang menggema, perasaan tidak adil, sedih, kecewa dan marah bercampur dengan munculnya smirk laki-laki yang berdiri di pojokan ruangan itu. "Jika saja penguasa bisa memperbaiki sistem perekonomian dengan lebih baik dan dikuasai dengan kebijaksanaan bukan keserakahan mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi" Persetan dengan 'bias' kalian. Highest Rangking #3 perspektif #6 unfair #21 hukum
All Rights Reserved
#530
hukum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Oddly Coupley (Complete)
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Horibble Woman (END)
  • Get in the Dark  | DROPPED
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines