B I A S
  • WpView
    Reads 277
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2020
Bias ? Idol ? It's not about it It just talk about bias Seringkali kita menganggap kebenaran yang diyakini saat ini adalah mutlak, tanpa mempertanyakan kemungkinan lain dan kesalahan dari cara berpikir kita sendiri. Layaknya Yin dan Yang, di balik kebenaran tentu ada kesalahan, dan dibalik kesalahan ada sejengkal kebenaran. *** Di ruang persidangan ini terasa sangat pengap, bagaikan semua pasokan O2 dirampas oleh lelaki yang berdiri gagah disana. Tangan terikat dan ngilu di hati masih sangat segar terasa. "Berdasarkan keputusan hakim maka Saudara Damar Haris dinyatakan bersalah dan akan dikenakan hukuman penjara seumur hidup dengan masa percobaan 10 tahun" (tok tok tok) Air mataku berderai seiring suara palu yang menggema, perasaan tidak adil, sedih, kecewa dan marah bercampur dengan munculnya smirk laki-laki yang berdiri di pojokan ruangan itu. "Jika saja penguasa bisa memperbaiki sistem perekonomian dengan lebih baik dan dikuasai dengan kebijaksanaan bukan keserakahan mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi" Persetan dengan 'bias' kalian. Highest Rangking #3 perspektif #6 unfair #21 hukum
All Rights Reserved
#2
unfair
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Horibble Woman (END)
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • SMA : Stres Manis Aja [END] Tahap Revisi
  • Psikopat Digital? [End]
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Paradise
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"

{FOLLOW SEBELUM MEMBACA} **** ~3 tahun yang lalu~ "mau kalian apa sih? Kenapa kalian jahat banget sama Aku?" erang Arkan yang di iringi tangisan. "Gw mau, Lo hajar gw sampai masuk rumah sakit!" jawab Anak nakal itu dengan nada bicara tenang, namun terdengar tajam. "Kenapa harus gitu?" "Lo engga usah banyak nanya, sekarang hajar gw. CEPETAN!!!" Titah Anak nakal itu dengan paksaan. Arkan menatap manik mata anak nakal itu dengan sedikit bingung. "Apa sebenarnya yang di rencanakan?" Tanyanya dalam hati. Merasa tak ada responan, anak nakal itu langsung menghembuskan nafas berat, lalu mengamati mobil yang sedang berjalan ke arahnya. "Yaudah kalo Lo engga mau. Tapi jangan salah kan gw, jika kehidupan Lo, berubah drastis setelah ini " Brakkkkkk......... #langsung baca aja! {Jadi pembaca itu harus bijak ya! Ambil baiknya dan buang buruknya!} ~Murni hasil pemikiran sendiri~

More details
WpActionLinkContent Guidelines