Story cover for Buncis & Brul by rlniska4
Buncis & Brul
  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published May 23, 2020
"Terkadang cinta memang butuh pengorbanan,dimana cinta adalah bisa membuat orang yang kita sayang bisa bahagia apapun caranya walau harus mengorbankan cinta itu sendiri

Berawal dari bercanda akhirnya mereka memiliki nama unik dan mungkin tidak dimiliki oleh orang lain.
Sebenarnya entah apa yang sedang dipikirkan Iska sampai dia berkata pada Andra" Brul"
Mendengar itu Andra marah dan berbalik membalasnya dengan memanggil "Buncis".

Itulah awal dimana mereka saling memanggil dengan nama Buncis dan Brul.
Dan nama panggilan istimewa ini memang nyata adanya dan persahabatan yang saya ceritakan memang ada dan terjadi.

Semua kisah cinta dilewati dengan canda dan tawa.
Namun semua berakhir ketika Brul berubah sikap dengan Buncis dan kemunculan sosok laki' yang sangat penting keberadaannya dalam cerita hidup Iska.

Entah ap yang terjadi selanjutnya?
Jadi,kalau mau tau kelanjutannya baca dan vote yaa.

Dan maaf jika ada kesalahan,saya pribadi memintaa maaf yang setulus-tulusnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Buncis & Brul to your library and receive updates
or
#298andra
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
POISONED LOVE  cover
AZENNA DAN AZERRA cover
Tentang Rasa cover
Tentang Dirimu yang hilang  cover
An Unexfected Match cover
Arkan { BL }  cover
K H A L I Z A || Complete cover
The Family  cover
Our greatest world Papa chap.2 cover

POISONED LOVE

20 parts Ongoing

Kebaikan dan pertolongan yang diberikan gadis cantik itu membangun sebuah cinta yang kian lama menjadi obsesi dan menimbulkan rasa kepemilikan yang sering dikenal posesif. Ini menceritakan kisah cinta antara Allora Catherine dan Albara Morgan. Pertemuan mereka yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan, membuat mereka saling merasakan cinta yang sudah lama hilang ditelan masa. Cinta yang diberikan oleh Bara, terus berlarut sampai menjadi belenggu obsesi, bahkan disertai dengan sifat posesifnya. Namun, Allora tak pernah menyadari cinta racun yang diberikan oleh Bara. Akankah lambat laun Allora sadar bahwa itu bukan cinta yang sehat? Dan akankah Bara terus menerus mendekap Allora dengan duri yang ia miliki? ◎◎◎◎ "Ah, tangan mu terluka, tuan. Sebentar, aku membeli dulu obat luka ya, tuan tunggulah disini." "Saya tak butuh bantuan anda, nona muda." ◎◎◎◎ "Kemarilah, baju anda terlalu terbuka, sayang." "Tapi aku suka iniii." Allora merengek. "Jika anda terus menerus membantah, tak perlu ikut. Tidurlah jika begitu!" "Emm, baiklah." ◎◎◎◎ ⚠️ Jika ada kesamaan nama tokoh, latar belakang, ataupun visual tokoh. Mohon maaf, mungkin itu hal yang tak disengaja. ⚠️ Karya ini murni, hasil permikiran saya sendiri