Buncis & Brul

Buncis & Brul

  • WpView
    Reads 123
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 14, 2020
"Terkadang cinta memang butuh pengorbanan,dimana cinta adalah bisa membuat orang yang kita sayang bisa bahagia apapun caranya walau harus mengorbankan cinta itu sendiri Berawal dari bercanda akhirnya mereka memiliki nama unik dan mungkin tidak dimiliki oleh orang lain. Sebenarnya entah apa yang sedang dipikirkan Iska sampai dia berkata pada Andra" Brul" Mendengar itu Andra marah dan berbalik membalasnya dengan memanggil "Buncis". Itulah awal dimana mereka saling memanggil dengan nama Buncis dan Brul. Dan nama panggilan istimewa ini memang nyata adanya dan persahabatan yang saya ceritakan memang ada dan terjadi. Semua kisah cinta dilewati dengan canda dan tawa. Namun semua berakhir ketika Brul berubah sikap dengan Buncis dan kemunculan sosok laki' yang sangat penting keberadaannya dalam cerita hidup Iska. Entah ap yang terjadi selanjutnya? Jadi,kalau mau tau kelanjutannya baca dan vote yaa. Dan maaf jika ada kesalahan,saya pribadi memintaa maaf yang setulus-tulusnya.
All Rights Reserved
#380
andra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ice Girlfriends
  • Tentang Dirimu yang hilang
  • Arkan { BL }
  • Tentang Rasa
  • POISONED LOVE
  • AZENNA DAN AZERRA
  • An Unexfected Match
  • Tramigrasi sahabat
  • The Family

[ FOLLOW SEBELUM MEMBACA! ] Ini adalah cerita cinta remaja klasik yang sedikit dibumbui aksi tak terduga dan teka-teki yang harus dipecahkan. 'Ice Girls' adalah sebutan yang paling pantas untuk seorang Raisa. Dengan tampang layaknya tembok dan juga sifat sedingin Antartika, Raisa kerap dijuluki 'Kulkas Berjalan' paling tidak ia dijuluki 'si muka datar'. Hal seperti itu sangat lumrah baginya, dan ia menikmati setiap tanggapan orang-orang yang dilontarkan untuknya. Kehidupannya yang tenang, berubah menjadi huru-hara seketika. Dengan datangnya Andhika di hidupnya, seluruh alur cerita yang ia nikmati menjadi jungkir balik. Hidupnya menjadi dipenuhi masalah dan ketidaknyamanan di setiap harinya. *** "Mana bisa gitu? Gue harus nunggu lo terluka dulu? Gak ya!" jeda Andhika. Andhika bersidekap dada, "Pokoknya, cukup hari itu lo terluka. Selanjutnya, gak bakal gue biarin lo kenal lagi dengan yang namanya luka" ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines