Jejak Fana

Jejak Fana

  • WpView
    مقروء 99
  • WpVote
    صوت 37
  • WpPart
    فصول 3
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: سبت, مايو ٣٠, ٢٠٢٠
Gimana kalau memang yang kita banggakan hari ini, adalah sebuah akhir dari kepemilikan. Karena memang nggak ada yang benar benar jadi milik kita. Aku kira dia adalah yang teristimewa Tapi ternyata, perkiraan ku benar. Tapi sayang, hanya sementara. Ke-sementara-an yang sudah aku duga duga Ia pergi begitu saja setelah menanamkan janji seribu janji yang hanya sekedar menjadi janji. Kemudian pergi dengan hutang janji itu semua yang mungkin sudah tak ia hiraukan. Semua keindahan yang pernah aku miliki dengannya, ternyata hanya sekedar pernah. Terima kasih telah ada. Hancurku saat itu, adalah kuatnya aku saat ini.
جميع الحقوق محفوظة
#9
pernahada
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • ALVIN (On Going)
  • I Missing You (COMPLETED)
  • When his name is
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • LAST BUT LOST
  • BESITE ; [Bbh×pcy]
  • Chasing A Mirage
  • ANNISA {ON GOING}

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى