Until the Day We Met

Until the Day We Met

  • WpView
    Reads 839
  • WpVote
    Votes 166
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing52m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 21, 2020
Clara Margaretha. Gadis malang yang menjadi korban broken home. Namun semua itu tak ada artinya, karena kehadiran Chris yang membuat hidupnya jauh lebih baik. Tetapi perubahan sikap yang ditunjukkan oleh Chris lama- kelamaan membuatnya bingung. Di sisi lain, manik mata Michael kerap kali menggambarkan sebuah siratan sedih dan kecewa. Sebenarnya apa yang terjadi?
All Rights Reserved
#7
dingin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Waktu Menyimpan Nama Kita
  • Revenge At School [END]
  • I Love, Ayah! (Repost)
  • Ask God for Forgiveness
  • πŠπ„π“π”π€ 𝐏𝐄𝐍𝐆𝐀𝐖𝐀𝐒 πˆπ“π” π’π”π€πŒπˆπŠπ”! || 𝐂
  • TIMELESS ~ a panwink love story ~
  • C | SUAMIKU ENCIK BUNGA ISTERIKU CIK MAFIA
  • Pengagum Rahasia
  • Crush On You

Suraya Athirah hidup di tengah-tengah rahsia dan pilihan hati. Benhafiz, suaminya, menawarkan keamanan dan kepastian. Manakala Hazim Haikal iaitu kekasih Alya, muncul membawa gelora yang tak pernah dia sangka. Ketika masa lalu dan perasaan lama bercampur, siapa yang benar-benar memegang hati Suraya, dan apakah rahsia Hazim akan mengubah segalanya? Suraya dan BenπŸ«€ Suraya melangkah masuk ke pelukannya. Tiada kata-kata untuk seketika, hanya degupan dada Ben yang terasa di pipinya. Hangat. Nyaman. Terlalu manusiawi. "Ben..." panggil Suraya perlahan. "I'm scared too." Ben menunduk, dahinya bersentuh dengan dahi Suraya. "Of what?" "Of not having you here. Of not knowing how to fill the space when you're gone." Dia ketawa kecil, tetapi suaranya berat. "You'll be fine, Su. You've always been stronger than you think." Hazim dan Alya ❀️‍πŸ”₯ Alya menunduk memandang cincin itu sekali lagi. "I tak tahu nak rasa apa. Happy... or scared." Hazim menatapnya lama, kemudian mematikan radio. "Alya..." suaranya lembut, hampir berbisik. "I won't promise the world. Tapi kalau I dah pilih untuk bawa someone jumpa Mummy and Abah, that's already as real as it gets for me." Jangan lupa vote guys!

More details
WpActionLinkContent Guidelines