TUNTAS √

TUNTAS √

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Mga Boto 11
  • WpPart
    Mga Parte 11
WpMetadataReadKumpleto Thu, May 6, 2021
WpInfo
Tula
Collection
Bukan puisi dari penyair, hanya surat cinta dari pembunyi sunyi untuk cinta yang sudah tuntasi hati. . . . . 📢ORIGINAL WORK WRITTEN BY Lime7ence ⚠️SEGALA BENTUK PLAGIAT ADALAH KEJAHATAN ⚠️All Credit to Lime7ence Disclaimer: cover image taken from Pinterest
All Rights Reserved
#386
hati
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • KETUK(ER)
  • Sekali Lagi (End)
  • TENTANG RASA
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • DikaRanggi
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • Alam Berkisah
  • Aurellia, Love Story
  • bait-bait sajak yang lahir di pagi buta
  • Segala Tentangmu ❝
KETUK(ER)

[UPDATE: MONDAY] Ada yang bilang kalau hidup itu perkara memahat. Membentuk diri menjadi apa yang diinginkan. Dalam hal ini, pahat hati yang paling krusial. Kenapa? Karena semua dirasa pakai hati. Bahkan terkadang, berpikir juga pakai hati. Jadi, untuk kamu yang dulu dengan apik memahat hati hingga kini bentuknya terlihat begitu sempurna. Terima kasih. Kamu hebat sudah bisa sampai ke titik ini. Untuk kamu yang hingga saat ini masih bertahan dan berjuang tanpa lelah untuk memahat hati hingga bentuknya hampir terlihat sempurna. Semangat. Kamu sudah sejauh ini. Jadi, jangan menyerah. Untuk kamu yang baru saja mulai memahat hati, siapkan alat berjuang dengan apik. Karena memahat hati bukan perkara mudah. Bukan perkara sepele yang hanya butuh ucapan manis, tetapi juga aksi. Jangan sampai salah membaca. Ini kisah tentang pahat hati, bukan patah hati. Awas, jangan ketuk(er)! Namun, kisah ini tidak menjanjikan happy ending. Pun, tidak menjanjikan sad ending. Kenapa? karena itu tergantung pada mata siapa yang melihat. Kebahagian dan kesedihan itu sama dengan cantik dan tampan; relatif. Ini semua tergantung pada siapa yang menjadi pemahat dan hati siapa yang dipahat. Juga, alat apa yang digunakan. Kira-kira, komposisi bagaimana yang harus digunakan Sang Ketuk(er) agar bisa membentuk pahatan sempurna? Start: 14 Februari 2022

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman