Rapuh

Rapuh

  • WpView
    Reads 2,190
  • WpVote
    Votes 371
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 24, 2022
Bukan cerita. Namun hanyar sekedar ungkapan hati untuk bisa dibaca semua orang yang senasip dengan ku. Untuk kalian yang sama sepertiku bersabar lah aku tau kalian juga kuat! Entah kenapa jika perasaan jika diungkapkan itu merasa lega. Baik dengan Curhatan maupun tulisan. Percaya atau tidak itu memang yang ku rasakan. Boleh kah aku berpendapat? Saran ku lebih baik kalian mengungkapkan perasaan dengan suatu tulisan yang menjadi sebuah karya dan dapat memosifasi orang lain yang senasib dengan kita, dari pada bercerita dengan teman yang hanya bisa mendengarkan tanpa memberisolusi. Bahkan aku juga pernah membaca tentang perasaan hati yang memang sangat mendalam bagiku, yang sangat pas dengan yang ku alami, singkatnya kalimat yang ku ingat yaitu " Lebih untung kamu dari pada aku" kata itu hampir ku pastikan semua orang pasti pernah mendengarnya ketika kita sedang bercerita sampai situ diakhirkannya cerita mu dan mulai lah dia yang mulai bercerita tentangnya yang dia bilang lebih beruntung aku dari pada dia. Hehe makanya lain kali kamu harus lebih hati - hati dalam mencari teman bercerita supaya cerita kamu berbuah pendapat dan saran, atau kamu tulis dalam karya tulis yang dapat memotifasi orang lain kalau tidak aku menyarankan untuk diam saja. Ini awal aku mengungkapkan perasaan ku yang ku tulis dalam sebuah karya. Semoga saja berkat perasaan ini kalian suka;)
All Rights Reserved
#6
sadardiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [2] Keluarga Kaktus | Ondah Family
  • flashback~
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • UNREQUITED LOVE
  • THE UNYIELDING  [END]
  • Diary hati:)
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Perihku Ditinggalkan

"Dasar keluarga kaktus! " "Saling menusuk satu sama lain! " • "Papa tuh udah aki-aki, gelo nya kurangin dikit napa" "Dasar ternak! sopan banget lu begitu sama bokap" • "Gue ga di anggep anak nih?" "Lu mah anak pungut!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines