IM A BAD GRIL

IM A BAD GRIL

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2020
Wulandari,mempunyai sifat yang banyak bicara,cuek kalau tidak ada yang dekatin.seorang gadis yang buruk tapi dia tidak peduli akan penampilannya. Vino bintang,tampan,putih,mancung,dan cuek,dingin kaya es batu.tapi ada satu gadis yang membuatnya kesal,pada saat itulah dia mulai bicara padanya. Apakah wulan masih mengejar vino atau vino akan menerimanya? Wulan ❤ Vino bismillah semoga kalian suka😉 jangan lupa FOLLOW,VOTE,AND COMENT.supaya saya semangat mengetik. Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.
All Rights Reserved
#83
smk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ID7 Fanfic - Feather of Freedom [End]
  • IDOLiSH7 =MONSTER=
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Cinta Di Antara Ombak
  • Semestanya Vanila
  • Baneblood Brotherhood (hiat)
  • Because Of You
  • ONLY SIX BOYS
  • Don't Know //Nanase Riku
  • DEVAN & ADARA

[Follow yuk bagi yang berkenan, aku ngarepin vote komennya jugak ehehe..tapi gak maksa kok, yang penting kalean enjoy bacanya] Matahari bersinar terik pagi ini, bahkan sinarnya begitu menyilaukan. Mataku sempat perih tersengat sinarnya. Tapi kuyakin sinar itu terasa hangat. Kini awan mendung menggumpal di angkasa, suara gemuruh mulai terdengar. Bahkan guntur sempat menggetarkan kaca jendela. Rintik air berjatuhan secara konstan hingga mulai deras. Ku yakin akan basah kuyup jika berada di luar sana. Bagai langit senja, cahaya orange meliputi di luar sana. Daun daun berguguran, angin lembut berhembus pelan. Ku yakin itu terasa menyejukkan. Langit kini cerah tapi terasa sejuk, tampak serasi bagi pertumbuhan kuncup kuncup bunga yang kini bermekaran. Bahkan kini kelopaknya berhamburan tertiup angin. Ku yakin itu akan tercium harum wangi Butiran putih kini berjatuhan. Tak lama halaman depan diselimuti oleh warna putih. Gumpalan putih yang lembut berguguran tampak menawan di menghiasi langit malam. Ku yakin itu akan terasa dingin. Empat musim berlalu setiap tahunnya, lagi dan lagi aku menikmati itu semua. Membayangkan bagaimana rasanya, aku hanya bisa menatapnya dari balik kaca. [Tolong jangan copas yak readerku yang budiman.. Timacii]

More details
WpActionLinkContent Guidelines