Me, My Self, and I

Me, My Self, and I

  • WpView
    Reads 289
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 30, 2020
Ini bukan cerita tentang coolboy bertemu coolgirl, atau badboy bertemu badgirl. Ini hanya ceritaku. Gadis biasa yang penuh dengan ke-tidakpercayadirian yang hidupnya sangat membosankan. Semua kelebihan hanya ada pada sahabatku, Manda. Untuk sisi buruk rupa, akulah tempatnya. Aku tidak berharap banyak tentang diriku. Menjadi populer dan idaman semua cowok di sekolahku, misalnya. Keinginanku tidak semuluk itu. Keinginanku benar-benar sederhana. Hanya ingin menjadi cantik dan berbahagia di masa putih abu-abuku. Itu saja. Dan inilah kisahku. Selamat membaca. . . --Semuanya akan baik-baik saja ketika kamu mau mencintai dirimu sendiri.-- . Written by Chocodee.
All Rights Reserved
#28
udik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dancing for the Star [TAMAT]
  • INSECURE LOVE (END)
  • G in Luv (END)
  • DEVIAN [END]
  • Kelas A [End]
  • LOVE OF THE PAST
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
  • Unexpected Ending
  • Leader Girl (END)
  • Gue (Nggak) Jelek! [Completed]

Adara, seorang gadis berusia 15 tahun, merasa bahwa dirinya buruk rupa, apalagi ketika orang-orang membandingkannya dengan Ananda, abangnya yang merupakan cowok pintar, tampan, dan rajin. Adara merasa bahwa abangnya sempurna, tidak seperti dirinya. Adara sering merasa minder dan insecure karena merasa tidak punya hal yang bisa dibanggakan, kecuali menari. Adara suka menari, tetapi ia tidak percaya diri jika harus menari di depan banyak orang. Ia merasa malu pada penampilan fisiknya yang menurutnya tidak menarik. Suatu waktu, ada lomba menari yang diadakan oleh SMA tempat Adara bersekolah. Marvelo, sahabat Adara, sangat mendukung Adara untuk mengikuti lomba tersebut. Tadinya Adara tidak mau mengikuti lomba tersebut karena tidak percaya diri, tetapi suatu kejadian besar menyangkut Marvelo membuat Adara mau mengikuti lomba tersebut meskipun dirinya masih sering minder dan sulit untuk percaya diri. Apakah Adara bisa melawan rasa takutnya untuk tampil percaya diri? Adara berharap ia bisa keluar dari rasa takutnya dan bisa memandang dunia dengan percaya diri. *Naskah ini diikutsertakan dalam dalam Writing Marathon Seluna

More details
WpActionLinkContent Guidelines