"Kolonel menamai saya Mercy"
"Mercy?"
"Ya. Agar saya mengampuni musuh dimedan perang, untuk tidak membunuh mereka dan tidak merampas mereka dari keluarganya"
"Nama yang terlalu naif untuk seukuran mesin pembunuh"
"Kolonel melaknat siapa saja yang menyebut saya mesin pembunuh"
"Kau tidak tau? Kolonelmu juga menyebutmu mesin pembunuh."
"Saya tidak tau"
"Maka dari itu jangan bersikap layaknya manusia, kau membuatku jijik"
"Maafkan saya"
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
"Ga mungkin gue suka sama dia"
"Gimana ni? Bisa-bisa habis kita"
"Kenapa kalian seperti ini?!"
"Kita harus pisah mas, aku gamau keadaan ini semakin berlarut-larut"
Penasaran? Yuk langsung baca