"Aku sudah muak dengan perkataan mereka yaallah, kenapa mereka selalu mengatakan itu padaku, kenapa mereka tidak memikirkan perasaanku, apa salahku sampai mereka setega ini, apa salahku" hiks hiks tangisannya begitu pilu dan perkataannya sangat menyayat hati terdengar oleh seorang pemuda dibelakang perempuan yang tertunduk dilebatnya hujan.
Air mata yang jatuh dari mata cantik gadis itu tidak terlihat jelas olehnya karna hujan yang cukup lebat.
"Kenapa dia, terlalu beratkah beban yang dialaminya sampai tangisannya membuatku ikut merasakan sesak " gumam sipemuda itu.
"Gue tau gue gak kaya dia,tapi gue bisa buat lu bahagia dengan cara gue sendiri ,gue bisa buat lu berubah jauh lebih baik ,dia emang punya segalanya tapi dia gak bisa buat lu berubah jauh lebih baik" Gadis itu nangis terisak isak sambil memegang dadanya yang sesak ,diantara derasnya hujan dia berjalan sendirian. Rencana tuhan pasti akan membawanya kebaikan jika kita hadapi semuanya dengan sabar. "Faktanya hanya ada dua wanita yang aku cintai saat ini ,kamu dan mamah ku ".