Yes I'm - Be Yourself

Yes I'm - Be Yourself

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Bukannya sembunyi dari kenyataan, tapi gue pingin ngerasain hidup tenang tanpa gangguan sedikitpun, maka dari itu gue milih jalan ini. Gue janji, gue pasti kembali kekehidupan gue yang sebenarnya," - Amelia Chalista A. "Amel tuh cantik. Banget malah. Otaknya udah kayak komputer, dia beda banget sama kebanyakan orang. Gue udah lama sahabatan sama dia. Tapi, sekalipun belum pernah gue ketemu keluarganya," - Helga Aura Keisyana Kita sebagai manusia tidak boleh menilai orang hanya dari luarnya saja, karna kita tidak tau apa dan siapa sebenarnya orang tersebut. . . . Tau ah mau gimana lagi descnya bingung author tuh. Jadi langsung cek aja yaaa, moga sukaaa. Happy Reading Guys. Jangan lupa Vote sama Comment nya yaa.
All Rights Reserved
#172
humoris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Dusk In Your Eyes
  • Arsyilazka
  • Stay Here
  • TAKDIR ALYA
  • Caramel Macchiato [SELESAI]
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • ALGARES [Hiatus]
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines